Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ditekan Joe Biden, Arab Tak Berani Dekat-dekat China
    Insight News

    Ditekan Joe Biden, Arab Tak Berani Dekat-dekat China

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 September 2024Updated:25 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Presiden Joe Biden menjamu presiden Uni Emirat Arab dalam kunjungan yang membahas soal kecerdasan buatan (AI), pada Senin (23/9) waktu setempat.

    Ini sebagai sebuah upaya ambisius Amerika untuk menjauhkan UEA dari saingan geopolitik-nya, China.

    UEA berharap untuk mendapatkan akses yang lebih besar ke teknologi Amerika untuk membangun industri teknologinya sendiri.

    G42, perusahaan teknologi yang didukung negara, telah mendapatkan investasi US$1,5 miliar dari Microsoft, bermitra dengan pembuat chip Nvidia dan menggunakan superkomputer yang dibuat oleh Cerebras Systems.

    Namun AS tetap khawatir hubungan dekat antara UEA dengan China, dan memberlakukan pembatasan pada ekspor beberapa teknologi Amerika ke UEA dan negara-negara Timur Tengah lainnya karena kekhawatiran bahwa teknologi tersebut dapat dibocorkan ke Beijing.

    Di bawah tekanan pemerintahan Biden, G42 tahun ini mulai menyingkirkan perangkat keras China yang mereka gunakan dan menjual investasi China agar dapat menjalin hubungan lebih erat dengan perusahaan-perusahaan Amerika. Itu terjadi sebelum investasi Microsoft senilai US$1,5 miliar.

    “Kita tidak bisa membiarkan gelombang terobosan teknologi semacam ini berlalu begitu saja tanpa bermitra dengan AS,” kata Anwar Gargash, penasihat diplomatik presiden UEA sebelum kunjungan ke Gedung Putih, dikutip dari Reuters, Selasa(24/9/2024).

    Gedung Putih mengatakan Biden dan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan akan membahas bidang-bidang kerja sama yang lebih mendalam seperti teknologi canggih, kecerdasan buatan, investasi, dan eksplorasi ruang angkasa.

    Ini akan menjadi pertama kalinya presiden UEA mengunjungi Gedung Putih, meskipun Sheikh Mohamed, sebagai putra mahkota Abu Dhabi, pernah mengunjungi Gedung Putih pada 2015 silam untuk bertemu Presiden Barack Obama dan pada 2017 untuk bertemu Presiden Donald Trump. Sheikh Mohamed sendiri bertemu Biden di Jeddah, Arab Saudi pada 2022.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Lumpuhkan China, Joe Biden Rela Bayar Rp 1,2 Triliun





    Next Article



    Rahasia Huawei Terbongkar, Diam-diam Titip Uang ke Harvard



    Insight for you Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.