Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Disuruh Hapus Video Uskup Ditusuk di Sydney, Elon Musk Melawan
    Insight News

    Disuruh Hapus Video Uskup Ditusuk di Sydney, Elon Musk Melawan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 April 2024Updated:23 April 2024Tidak ada komentar1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Perdana Menteri Australia Anthony Albanese bingung dengan tingkah laku media sosial X. Pasalnya, perusahaan milik Elon Musk tersebut melawan perintah menghapus unggahan soal penusukan uskup di Sydney yang beredar di platformnya.

    Media sosial X menyatakan unggahan soal penusukan uskup di Sydney tidak melanggar kebijakan mereka soal ujaran kebencian. Mereka menegaskan bahwa pemerintah di manapun tak punya kekuasaan untuk mendikte konten yang bisa diakses pengguna X secara global dan berencana menggugat perintah take down dari pemerintah Australia.

    Musk juga telah berkomentar keras melawan perintah penghapusan konten penusukan uskup di Sydney. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Komisar sensor Australia meminta pemblokiran kontan secara global!” kata Musk. Komisar adalah nama jabatan pemimpin sebuah badan pemerintah yang khas digunakan oleh Uni Soviyet. 

    Kepolisian Australia telah menangkap pelaku penusukan uskup yang berusia 16 tahun dengan tuduhan terorisme. Dalam video yang beredar, pelaku penusukan berteriak menuding uskup tersebut menghina Islam.

    Albanese mengkritik peredaran konten kekerasan dan menyatakan beberapa media sosial menambah rasa sakit yang dialami publik.

    “Saya merasa sangat aneh bahwa X memilih tidak tunduk dan berusaha melawan,” katanya. Menurutnya, respons X bertolak belakang dengan platform media sosial lainnya. “Ini bukan soal kebebasan berekspresi.

    Albanese mengatakan segala hal yang mempromosikan sentimen negatif berpotensi memperkeruh suasana.




    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.