Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dimodali Tetangga RI, Valuasi Fintech Raksasa Jeblok Rp 617 T
    Insight News

    Dimodali Tetangga RI, Valuasi Fintech Raksasa Jeblok Rp 617 T

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Maret 2023Updated:16 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Valuasi perusahaan fintech terbesar di dunia, Stripe, anjlok US$ 40 miliar (Rp 617 triliun). Harga saham startup asal Irlandia tersebut jatuh dalam ronde pendanaan terbarunya, yang diikuti oleh Temasek.

    Stripe pada Rabu (15/3/2023) mengumumkan pendanaan senilai US$ 6,5 miliar (Rp 100,36 triliun). Investor yang terlibat dalam pendanaan tersebut adalah Andreessen Horowitz, Goldman Sachs, dan perusahaan investasi milik pemerintah Singapura, Temasek.

    CNBC International menyatakan harga saham Stripe dalam pendanaan terbaru tersebut merosot tajam sehingga valuasi perusahaan jeblok menjadi US$ 50 miliar (Rp 772 triliun). Stripe padahal sempat mencapai valuasi US$ 95 miliar (Rp 1.466 triliun) pada 2021.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Juru bicara perusahaan menegaskan bahwa suntikan modal segar tersebut bukan untuk membiayai operasional perusahaan. “Stripe tidak membutuhkan modal baru ini untuk bisnis sehari-hari.”

    Dana tunai dari investor tersebut akan dimanfaatkan untuk menyediakan likuiditas kepada “karyawan dan mantan karyawan” serta kewajiban pajak terkait hibah dalam bentuk ekuitas.

    Stripe adalah perusahaan penyedia pembayaran bagi raksasa teknologi besar seperti Amazon, Google, hingga Shopify. Perusahaan ini terus beroperasi secara privat meski berulang kali dikabarkan siap melepas sahamnya ke bursa.

    Meski valuasi perusahaan turun, Stripe menyatakan saham yang dipegang oleh investor sebelumnya tidak terdilusi. Dengan menyediakan dana tunai untuk karyawan dan mantan pegawai, penerbitan saham untuk pendanaan terbaru akan terkompensasi.

    Stripe telah berulang kali memangkas valuasi perusahaan secara internal. Pada Juli 2022, perusahaan mengumumkan pemangkasan valuasi dari US$ 95 miliar ke US$ 74 miliar. Pada Januari tahun ini, valuasi perusahaan sekali lagi dipangkas menjadi US$ 63 miliar.

    Penurunan valuasi internal ini adalah imbas dari anjloknya minat atas saham teknologi yang terjadi sepanjang 2022.

    Stripe juga tak lepas dari badai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang memukul industri teknologi global. Sebanyak 14% dari pegawai Strip kena PHK pada November 2022.



    Hitech for better life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.