Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Diblokir Total Sama Joe Biden, Xi Jinping Tak Butuh Amerika
    Insight News

    Diblokir Total Sama Joe Biden, Xi Jinping Tak Butuh Amerika

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 November 2023Updated:4 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Setelah pemerintah Amerika Serikat (AS) menetapkan kebijakan pemblokiran teknologi China, Pemerintahan Xi Jinping mengganti semua produk yang digunakan sejumlah sektor dengan hasil buatan dalam negeri.

    China berupaya untuk mendukung kemandirian lokal agar tidak bergantung pada teknologi Barat. Ini menjawab aturan pemblokiran untuk China yang dirilis pemerintah Joe Biden pada Oktober 2022 lalu. Aturan itu akan diperluas dan kemungkinan akan terus diperbarui setiap tahunnya.

    Laporan ini berasal dari Reuters yang mengutip tender dari pemerintah, militer, dan entitas terkait negara. Kebijakan tersebut juga telah dilakukan sejak tahun lalu dan ditingkatkan pada 2023 ini.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    BUMN setempat, misalnya, telah melakukan penggantian semua sistem software kantor dengan produk lokal. Ini dilakukan hingga tahun 2027 mendatang.

    Sekarang kebijakan tersebut meluas ke sektor lainnya. Menurut dua orang sumber, target kebijakan selanjutnya menyasar sektor telekomunikasi dan keuangan, dikutip dari Reuters, Sabtu (4/11/2023).

    Kebijakan menggunakan produk lokal pada sektor keuangan didukung penuh oleh para peneliti negara. Mereka mengatakan sektor itu merupakan industri yang berpotensi diretas oleh pihak Barat.

    Jumlah tender yang dilakukan juga mengalami peningkatan. September 2022 lalu jumlahnya 119 tender meningkat menjadi 235 tahun ini.

    Bukan hanya jumlah tender, nilai proyek juga diperkirakan meningkat tiga kali lipat dari tahun 2022. Database Kementerian Keuangan China mencatat nilai proyek mencapai 156,9 juta yuan.

    Namun sayang, proyek mendukung produk lokal ini akan sedikit terhambat. Pasalnya, China masih belum memiliki kemampuan mumpuni di bidang manufaktur chip dan akan menghalangi membuat produk buatan sendiri.



    Artikel Selanjutnya


    China-Amerika Saling Serang, India Tiba-Tiba Muncul

    (dce)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.