Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Diam-diam Putra Mahkota Saudi Terjun ke Bisnis Game Online
    Insight News

    Diam-diam Putra Mahkota Saudi Terjun ke Bisnis Game Online

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 April 2022Updated:7 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – SNK Corporation, pengembang game Metal Slug dan Fatal Fury, kini hampir seluruhnya dimiliki oleh anak perusahaan yayasan putra mahkota Saudi.

    Electronic Gaming Development Company (EGDC), yang dimiliki oleh Mohammed bin Salman Foundation (MiSK Foundation), memegang 96,18 persen saham SNK. Hal ini diketahui dari pengajuan 15 Februari di website SNK.

    Hal ini mengikuti investasi strategis yang diumumkan pada November 2020, di mana MiSK Foundation mengakuisisi 33,3 persen saham “awal” di SNK.

    Pada saat itu, MiSK Foundation mengindikasikan bahwa mereka berencana mencaplok 51 persen saham di SNK, dan mereka memutuskan untuk membeli saham yang jauh lebih besar.

    “Investasi Yayasan Mohammed bin Salman (Yayasan MiSK) di perusahaan Jepang SNK memperkuat komitmen berkelanjutannya terhadap tujuannya untuk memberdayakan pria dan wanita Saudi melalui pembangunan kemitraan ekonomi, dalam strategi Yayasan yang diperbarui untuk memaksimalkan dampak positif pada pemberdayaan pemuda,” MiSK Foundation mengatakan dalam siaran pers, dikutip dari The Verge, Rabu (6/4/2022).

    Keputusan investasi, kata mereka, juga akan meningkatkan kemampuan SNK, yang memiliki banyak kekayaan intelektual inovatif di sektor game di masa depan, sejalan dengan pertumbuhan yang diantisipasi dengan industri game elektronik.

    Baru-baru ini, Arab Saudi telah melakukan beberapa investasi besar di industri game. Bloomberg melaporkan pada Februari bahwa Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi telah mengambil saham lebih dari 5 persen di Capcom dan Nexon. Jika digabungkan, keduanya bernilai lebih dari US$ 1 miliar.

    PIF juga menginvestasikan lebih dari US$3,3 miliar untuk membeli saham di raksasa game Activision Blizzard (yang akan diakuisisi oleh Microsoft), EA, dan Take-Two pada kuartal keempat tahun 2020, Al Jazeera melaporkan pada Februari 2021.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.