Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Di Depan Jokowi, Puan Singgung Serangan Pusat Data dan Judi Online
    Insight News

    Di Depan Jokowi, Puan Singgung Serangan Pusat Data dan Judi Online

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Agustus 2024Updated:18 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Ketua DPR RI Puan Maharani membeberkan beberapa permasalahan yang menjadi perhatian rakyat akhir-akhir ini. Ia mengatakan DPR telah melakukan fungsi pengawasan dan memastikan kinerja pemerintah dapat mensejahterakan rakyat.

    “Mempermudah urusan rakyat, membangun sarana prasarana untuk rakyat, menciptakan ketertiban, mewujudkan rasa aman, dan lain sebagainya,” kata Puan dalam pidato pada Sidang DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2024).

    Ada 15 permasalahan yang dibeberkan Puan menjadi isu penting dan telah dibahas di DPR bersama dengan pemerintah untuk mencari solusi terbaik.

    Salah satunya terkait serangan siber terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) beberapa saat lalu. Saat ini, fasilitas yang mengakomodasi integrasi berbagai layanan publik itu telah berangsur pulih.

    Isu lain yang tak kalah penting disebutkan Puan adalah perjudian online. Sejauh ini, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengambil berbagai tindakan drastis untuk memblokir aktivitas ilegal tersebut.

    Antara lain, memblokir situs terkait judi online, mengajukan pemblokiran terhadap rekening dan akun e-wallet terkait judi online, memutus akses internet dan/ke Kamboja dan Davos (Filipina), membatasi transfer pulsa Rp 1 juta per hari, hingga memblokir VPN gratis.

    Kendati demikian, pemerintah mengakui bahwa pemberantasan judi online perlu kerja keras bersama dari hulu ke hilir secara konsisten. Sebab, modus para pelaku bandar judi online beragam untuk menjerat korban.

    Dalam pidatonya, Puan mengatakan prinsip checks and balances di antara cabang-cabang kekuasaan negara, yakni eksekutif, legislatif dan yudikatif, telah diamanatkan di dalam konstitusi bahkan diperkuat sejak amandemen paska reformasi, untuk memperkuat sistem ketatanegaraan yang pro rakyat.

    “Kita dapat menghikmati bagaimana prinsip check and balances cabang-cabang kekuasaan dilaksanakan dari masa ke masa sebelum reformasi,” kata dia.

    “Partai politik, pemilu, kekuasaan lembaga-lembaga negara, hak-hak rakyat untuk hidup cerdas, merupakan kelembagaan demokrasi yang harus dibangun di atas prinsip-prinsip yang dapat memberikan nafas kehidupan berdemokrasi. Tanpa itu maka demokrasi tidak akan berjalan,” kata dia.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Luhut Sebut Tak Perlu BTS Karena Ada Starlink, Operator Kecewa!




    Next Article



    Detik-Detik Bos Apple Tiba di Istana Ketemu Jokowi, Bahas Apa?



    Insight for you Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.