Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Demo Besar-besaran Samsung, Manajemen Mau Setop Gaji Karyawan
    Insight News

    Demo Besar-besaran Samsung, Manajemen Mau Setop Gaji Karyawan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 September 2024Updated:23 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Demo besar-besaran Samsung yang terjadi di Korea Selatan sudah menular ke India. Aksi mogok kerja dilakukan ribuan pekerja di pabrik Samsung di Chennai.

    Menanggapi hal ini, manajemen Samsung Electronics memberikan peringatan kepada para karyawan. Jika meneruskan aksi demo, karyawan tak akan menerima gaji.

    Ada juga peringatan potensi pemecatan dari manajemen. Hal ini diketahui dari email perusahaan, dikutip dari Reuters, Senin (23/9/2024).

    Para pekerja mengganggu proses produksi dengan melakukan protes sejak 9 September 2024. Mereka menuntut kenaikan gaji dan pengakuan keberadaan serikat pekerja di fasilitas Samsung.

    Demo Sasmung menjadi salah satu yang terbesar di India sejak beberapa tahun terakhir. Aksi ini juga membayangi rencana Perdana Menteri India Narendra Modi untuk merayu investor asing agar melakukan “Make in India” dan meningkatkan produksi elektronik tiga kali lipat menjadi $500 miliar dalam enam tahun.

    Pada pekan lalu, Samsung menuntut serikat pekerja yang melakukan demo ke pengadilan distrik. Namun, hakim meminta manajemen dan karyawan berdiskusi untuk mencari solusi terbaik.

    Tim HR Samsung India mengirimkan email ke para pekerja yang ikut demo pada pekan lalu. Manajemen mengatakan para karyawan melakukan demo ilegal dan tak akan menerima gaji jika amsih protes.

    “Anda tak akan mendapatkan gaji dari tanggal 9 September 2024 hingga Anda melaporkan telah bekerja kembali. Ini merupakan basis ‘Tak Kerja Tak Bayar’,” tertera pada email yang dilihat Reuters.

    Email itu juga mengatakan jika karyawan tidak kembali bekerja dalam waktu 4 hari, mereka harus memberikan penjelasan terkait alasan perusahaan tidak boleh memecat mereka.

    Dalam pernyataan resminya, Samsung India mengatakan kebijakan perusahaan sudah mengikuti hukum dan regulasi yang berlaku. Perusahaan juga meminta karyawan untuk segera kembali bekerja.

    Fasilitas Samsung di India memperkerjakan sekitar 1.800 karyawan. Lebih dari 1.000 di antaranya ikut demo.

    Adapun fasilitas Samsung di Chennai memproduksi kulkas, TV, dan mesin cuci. Pabrik Samsung lainnya di Uttar Pradesh memproduksi smartphone dan tidak melancarkan aksi demo.

    Pekerja di pabrik Samsung rata-rata menerima gaji bulanan sebanyak 25.000 rupee (Rp 4,5 jutaan). Mereka menuntut kenaikan gaji menjadi 36.000 rupee (Rp 6,5 jutaan).

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Ada AI, Layanan Rumah Sakit RI Siap Saingi Negeri Jiran


    Hitech for better life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.