Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Demi Lawan Putin, Biaya VPN Penduduk Rusia Dibayari Amerika
    Insight News

    Demi Lawan Putin, Biaya VPN Penduduk Rusia Dibayari Amerika

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Juli 2022Updated:3 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Amerika Serikat mendukung kampanye untuk memberikan penduduk Rusia software anti-sensor di internet sebagai dukungan perlawanan atas invasi Rusia ke Ukraina.

    Rusia telah meningkatkan restriksi terhadap media independen sejak memulai perang di Ukraina. Jurnalis diancam dengan tuntutan hukum jika menyuarakan kritik atas invasi tersebut, bahkan mereka dilarang menggunakan kata perang.

    Open Technology Fund, yang didukung pemerintah Amerika Serikat, membayar beberapa perusahaan asal AS yang menyediakan virtual private networks (VPN) secara gratis untuk jutaan pengguna internet yang berdomisili Rusia. Tujuannya agar mereka bisa mengakses situs web bebas dari sensor.

    VPN menciptakan sebuah terowongan privasi di dalam internet untuk aliran data, yang biasanya dienkripsi, sehingga menyulitkan pemantauan. Penggunaan VPN meledak di Rusa sejak awal invasi.

    “Perangkat kami kebanyakan digunakan oleh orang-orang yang ingin mengakses media independen, jadi pendanaan dari OTF sangat penting,” kata juru bicara Lantern, salah satu perusahaan VPN kepada AFP seperti dikutip pada Minggu (3/7/2022).

    Perusahaan teknologi Psiphon dan nthLink juga menyediakan aplikasi canggih anti-sensor untuk penduduk Rusia. OTF memperkirakan 4 juta pengguna memanfaatkan aplikasi kedua perusahaan.

    Psiphon melaporkan lonjakan pengguna di Rusia, dari 48.000 per hari pada 24 Februari menjadi 1 juta per hari pada pertengahan Maret, begitu menurut penasihat senior perusahaan Dirk Rodenburg. Kini, rata-rata penggunaan di Rusia telah mencapai 1,5 juta per hari.

    Meskipun beberapa orang, termasuk pemimpin Rusia, telah menyerukan agar Rusia ditendang dari internet, pihak lain punya pendapat berlawanan.

    “Sangat penting bagi penduduk Rusia untuk tetap terkoneksi dengan seluruh world wide web, agar perlawanan berlanjut,” kata Natalia Krapiva, konsul hukum teknologi di Access Now, yang terlibat dalam upaya OTF.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Ngeri, Ini Teknologi Tak Biasa di Baju Tempur Tentara Rusia


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.