Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Data OJK Terbaru, Kredit Macet Pinjol Ngebut ke Rp1,2 Triliun
    Insight News

    Data OJK Terbaru, Kredit Macet Pinjol Ngebut ke Rp1,2 Triliun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 September 2022Updated:22 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kredit macet pinjaman online (pinjol) mencapai Rp 1,2 triliun. Ini tercatat dalam Statistik Fintech Lending Juli 2022 Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    OJK mencatat pinjaman macet lebih dari 90 hari (TKB 90) pada Juli 2022 mencapai Rp 1,21 triliun. Ini terbagi atas perseorangan Rp 1,10 triliun dan badan usaha Rp 118 miliar, dikutip Kamis (22/9/2022).

    Jumlah itu naik dari Rp 892,2 miliar pada April 2022, Mei 2022 berjumlah Rp 917,4 miliar dan Juni 1,11 triliun.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pada bulan Juli 2022, kredit macet perseorangan didominasi oleh perempuan sebanyak Rp 563,42 miliar. Sementara itu, laki-laki dalam periode yang sama sebanyak Rp 537,62 miliar.

    Jumlah peminjam yang mengalami kredit macet terbanyak berasal dari kelompok umur 19-34 tahun sebesar 765,11 miliar. Kelompok lain adalah 35-54 tahun sebanyak Rp 302,87 miliar, lebih dari 54 tahun 25,39 miliar, serta kurang dari Rp 25,39 miliar.

    Sementara itu, statistik yang sama mencatat pinjaman tidak lancar (30-90 hari) pada bulan Juli adalah Rp 3,2 triliun. Jumlah itu terbagi atas perseorangan 2,93 triliun dan badan usaha Rp 281,03 miliar.

    Pada bulan April 2022, pinjaman tidak lancar sebanyak Rp 2,3 triliun. Mei 2022 naik menjadi Rp 2,6 triliun dan Juni mencapai Rp 2,4 triliun.

    Pinjaman tidak lancar pada kategori perseorangan kebanyakan laki-laki sebanyak Rp 1,498 triliun. Namun hanya berbeda tipis dari perempuan sejumlah Rp 1,436 triliun.

    Sama seperti pinjaman macet, usia 19-34 tahun juga jadi yang terbanyak pada kategori pinjaman tidak lancar di bulan Juli 2022 sebanyak Rp 1,853 triliun. Kelompok usia lain adalah 35-54 tahun adalah Rp 1,026 triliun, lebih dari 54 tahun senilai Rp 45,8 miliar dan Rp 9,2 untuk usia kurang dari 19 tahun.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    OJK Dorong Kontribusi Fintech Lending ke Sektor Produktif


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.