Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Data Indihome Bocor dari Browsing History, Ini kata Telkom
    Insight News

    Data Indihome Bocor dari Browsing History, Ini kata Telkom

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Agustus 2022Updated:22 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Akhir pekan lalu muncul kabar dugaan kebocoran data pelanggan IndiHome pada 21 Agustus 2022. Data-data yang diduga bocor itu dijual di forum breached.to.

    Adapun jumlah data yang dijual terdiri dari 26.730.797 record data dengan komposisi browsing history dan data pribadi pengguna periode Agustus 2018 – November 2019. Data yang disebut-sebut sebagai browsing history dan data pribadi tersebut diklaim dibobol pada Agustus 2022.

    Mengenai tuduhan IndiHome merekam data browsing, VP Network/IT Stra, Tech and Architecture Telkom Rizal Akbar menjelaskan tentang hal tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Rizal menyebut kewajiban menyimpan data pelanggan ini berdasarkan Undang-Undang Telekomunikasi no 36. “Kami harus menyimpan data pelanggan berdasarkan Undang-Undang, jadi kami simpan itu bukan keinginan kami tapi amanat Undang-Undang. Jadi seluruh yang kami lakukan dasarnya ada di Undang-Undang,” kata dia saat konferensi pers di Kantor Telkom, Jakarta, Senin (22/8/2022).

    Kemudian, lanjutnya, ada di PP 71 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan sistem elektronik, Peraturan Menteri Kominfo No 20 tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam sistem elektronik dan Peraturan Menteri No 1 tahun 2021 tentang penyelenggaraan jasa telekomunikasi.

    “Jadi banyak dasar dari Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri yang membuat kami di Telkom Indonesia sebagai perusahaan publik harus patuh pada UU tersebut,” ujarnya.

    Penyimpanan data pelanggan dan browsing history, dijamin oleh Rizal disimpan dengan cara sangat terkendali dan bersifat terproteksi. “Tidak ada, tidak mungkin secara teknis ada satu row yang simpan nomor informasi Indihome dan nomor browsing history, itu pasti bukan dari kami.” tegasnya.


    Artikel Selanjutnya


    Kabar Gembira! STB IndiHome TV Bisa Akses Disney+ Hotstar

    (roy/roy)


    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.