Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Data ASN BKN Bocor, Dijual di Forum Hacker Rp159 Juta
    Insight News

    Data ASN BKN Bocor, Dijual di Forum Hacker Rp159 Juta

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Agustus 2024Updated:11 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Lembaga Riset Keamanan Siber, Cissrec, mengungkapkan dugaan kebocoran data Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN). Data ini dijual di forum hacker, Breachforums, senilai US$ 10 ribu atau nyaris Rp 159,4 juta (kurs Rp 15.949).

    Cissrec menjelaskan dugaan kebocoran ini berawal dari unggahan peretas ‘TopiAx’ di Breachforums pada Sabtu yang mengklaim mendapatkan data 4.759.218 baris dari BKN.

    Adapun, data ini berisi banyak informasi ASN, termasuk nama, tempat dan tanggal lahir, jabatan, instansi, alamat, nomor ponsel, email, tanggal CPNS dan PNS serta lainnya.

    “Selain data tersebut masih banyak lagi data lainya baik yang berupa cleartext maupun text yang sudah diproses menggunakan metode kriptografi,” kata Pratama Persadha, Chairman Cissrec, dalam keterangan resminya dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (10/8/2024).

    Dalam unggahan di forum hacker terdapat contoh data berisi 128 ASN yang berasal dari berbagai instansi di Aceh. Pratama mengatakan pihaknya sudah memverifikasi acak pada 13 ASN yang namanya tercantum dengan cara menghubungi melalui WhatsApp.

    “Dan menurut mereka data tersebut adalah valid, meskipun ada yang menginformasikan tentang adanya kesalahan penulisan digit terakhir pada field NIP & NIK,” ujarnya.

    Sayangnya, hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari BKN dan Kementerian Komunikasi dan Informatika terkait dugaan ini. Cissrec mendorong pemerintah membentuk badan perlindungan data pribadi untuk mengantisipasi kebocoran yang semakin sering terjadi belakangan.

    Badan tersebut dikatakan bisa memberi sanksi untuk PSE yang mengalami insiden kebocoran data. Selain itu, Pratama juga meminta pemerintah membuat aturan tegas yang mengatur konsekuensi hukum bagi PSE yang tak bisa menjaga sistemnya dari kebocoran data.

    (haa/haa)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Dirjen Aptika Mundur Buntut Pusat Data Nasional Diserang Hacker





    Next Article



    Hacker China Hidup Mewah di Singapura, Pakai 19 Juta Komputer



    Insight for you Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.