Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Crazy Rich Inggris Meninggal Tenggelam Masih Ditagih Utang Segini
    Insight News

    Crazy Rich Inggris Meninggal Tenggelam Masih Ditagih Utang Segini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 September 2024Updated:4 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Mendiang Mike Lynch digugat ke pengadilan Inggris oleh perusahaan edge-to-cloud Hewlett Packard Enterprise. Tuntutan ini berselang beberapa minggu saja sejak dia meninggal pada 19 Agustus 2024 lalu.

    Tuntutan itu terkait pembelian Autonomy yang juga didirikan Lynch pada tahun 2011. Saat itu, HPE membeli dengan harga US$11,1 miliar (Rp 171,8 triliun).

    Lynch dituding melakukan rekayasa pada HPE. Sebab nilai perusahaan lebih rendah dari yang dibeli.

    Atas penipuan tersebut, perusahaan mengklaim mengalami kerugian. Tercatat HPE merugi hingga lebih dari US$4 miliar (Rp 61,9 triliun).

    “HPE akan mengikuti proses hukum hingga tuntas,” kata perusahaan, dikutip dari Qz, Rabu (4/9/2024).

    Perusahaan pernah menggugat Lynch pada 2022. Saat itu HPE berhasil menang pada kasus perdata, namun jumlah ganti rugi yang harus dibayar perusahaan juga belum ditentukan.

    Tuntutan bukan hanya dilakukan pada pengadilan Inggris, namun juga digugat di Amerika Serikat (AS). Tetapi Lynch diputus tidak bersalah pada bulan Juni lalu.

    Untuk merayakan pembebasannya, Lynch bersama beberapa orang pergi dengan kapal pesiar di lepas pantai Sisilia. Namun di sanalah tempat dia meninggal, setelah kapal dihantam badai dan tenggelam.

    Lynch meninggal bersama enam orang lainnya, salah satunya putri Lynch juga menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Sementara itu, 15 orang dilaporkan selamat.

    Kendati demikian, HPE dikabarkan masih akan terus meneruskan tuntutan hukum atas Lynch.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Bantu Bisnis UMKM Lindungi Data Digital, Paper.id Solusinya!





    Next Article



    Bos Teknologi Berharta Rp 17 T Hilang, Kapalnya Tenggelam Disapu Badai



    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.