Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China Uji Coba Sampel Batu Bata Terbuat dari Tanah Bulan
    Insight News

    China Uji Coba Sampel Batu Bata Terbuat dari Tanah Bulan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 September 2024Updated:8 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – China akan mengirimkan sampel batu bata ke stasiun luar angkasanya dalam beberapa bulan mendatang. Hal ini dilakukan untuk menguji ketahanan batu bata tersebut dalam kondisi ekstrem dan potensi penggunaannya untuk membangun pangkalan bulan.

    Mengutip space.com, sampel batu bata tersebut terbuat dari berbagai komposisi dari tanah di bulan. Sampel ini akan diluncurkan ke Stasiun Luar Angkasa Tiangong melalui misi kargo Tianzhou 8 yang akan datang.

    Batu bata tersebut akan menjalani uji paparan selama tiga tahun di luar angkasa. Selain itu, batu bata tersebut akan dibombardir oleh sinar ultraviolet dan sinar kosmik serta mengalami perbedaan suhu.

    Proses tersebut akan menguji kekuatan dan ketahanan batu bata di lingkungan ekstrem dan kemampuannya bertahan di ruang hampa. Untuk diketahui, percobaan ini dirancang untuk memberikan wawasan mengenai komposisi dan metode pembuatan batu bata dari tanah bulan yang paling cocok untuk membangun struktur di bulan.

    Salah satu metode untuk membuat batu bata ini, melibatkan pemanasan bahan tiruan hingga lebih dari 1.000 derajat Celsius dengan menggunakan induksi elektromagnetik dalam tungku sintering. Proses ini menyatukan material menjadi struktur padat, menciptakan batu bata sepanjang 18 sentimeter hanya dalam 10 menit.

    Peneliti di China menyebutkan peluncuran material ke bulan sangat mahal, jadi menggunakan sumber daya bulan secara lokal dapat mengurangi biaya secara signifikan dan meningkatkan kemungkinan eksplorasi bulan.

    Adapun China berencana membangun pangkalan bulan pada 2030-an mendatang, dikenal sebagai Stasiun Penelitian Bulan Internasional (ILRS). Pengiriman sampel ini adalah bagian dari persiapan negara tersebut menguji bata cetak 3D di bulan.

    Selain China, NASA dan Badan Antariksa Eropa juga tengah merupakan hal serupa. Namun, eksperimen Negeri Tiongkok diharapkan menjadi yang pertama yang secara langsung menguji ketahanan batu bata tanah bulan di luar angkasa.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Tesla Dipermalukan Dalam Pameran Robot China





    Next Article



    Elon Musk Mendadak Terbang ke China, Ada Apa?



    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.