Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China Siapkan Rp 610 Triliun Lawan Akal Bulus Amerika
    Insight News

    China Siapkan Rp 610 Triliun Lawan Akal Bulus Amerika

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 September 2023Updated:8 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – China kian serius menggarap industri chip dalam negeri untuk mengalahkan Amerika Serikat (AS) dalam perang teknologi. Bahkan, pemerintahan Xi Jinping siap menggelontorkan US$ 40 miliar atau Rp 610 triliun untuk memajukan sektor sektor semikonduktor.

    Jika kabar tersebut benar, maka jumlah itu jadi yang terbesar dibandingkan program pendanaan yang pernah diluncurkan pemerintah sebelumnya. Terdapat dua pendanaan serupa melalui China Integrated Industry Investment Fund atau Big Fund yang dirilis 2014 dan 2019.

    Kedua pendanaan tersebut memiliki besaran jumlah 138,7 miliar yuan (Rp 289 triliun) pada 2014 serta 2019 sebesar 200 miliar yuan (Rp 417 triliun), dikutip dari Reuters, Kamis (7/9/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Salah satu yang menjadi fokus investasi kali ini adalah pada penyediaan alat manufaktur chip. Ini penting karena China diketahui mengandalkan pabrikan asing yakni Belanda, AS, dan Jepang untuk menyediakannya.

    Fokus tersebut jadi sangat penting saat ini karena ketersediaan alat tersendat. Penyebabnya AS yang melumpuhkan industri dengan mengumumkan pembatasan ekspor alat manufaktur chip canggih untuk China pada Oktober 2022.

    Xi Jinping juga telah lama mengingatkan pentingnya melepas ketergantungannya pada asing. Urgensinya kian tinggi setelah hubungan China dengan AS memanas.

    Berdasarkan sumber, program pendanaan itu telah disetujui. Satu sumber juga menytakan Kementerian Keuangan setempat akan berkontribusi sebesar 60 miliar yuan (Rp 120 triliun) sebagai bentuk dukungan pada program.

    Namun berita pendanaan tersebut belum diketahui kebenaraan. Pihak Big Fund sendiri masih belum mengonfirmasinya, begitu juga Kementerian Keuangan dan Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China menolak berkomentar.

    Belum jelas pula kapan program akan resmi diluncurkan. Namun seorang sumber mengatakan program tersebut masih bersifat rahasia.



    Artikel Selanjutnya


    China-Amerika Saling Serang, India Tiba-Tiba Muncul

    (npb/npb)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.