Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China Mendadak Bikin Lab Bawah Tanah, AS Kudu Waswas
    Insight News

    China Mendadak Bikin Lab Bawah Tanah, AS Kudu Waswas

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Desember 2023Updated:11 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – China membangun laboratorium bawah tanah terdalam di dunia. Lokasinya 2.400 meter di bawah Gunung Jinping di Prefektur Otonom Liangshan Yi, Sichuan, China.

    Laboratorium tersebut adalah Deep Underground and Ultra-low Radiation Background Facility for Frontier Physics Experiments(DURF) atau fasilitas radiasi jauh dan ultra rendah untuk eksperimen fisika frontier.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Proyek itu mulai dikerjakan pada Desember 2020 oleh Universitas Tsinghua dan Perusahaan Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air Sungai Yalong, Ltd.

    Mengutip Oddity Central, DURF dirancang untuk memfasilitasi penelitian China di bidang-bidang seperti fisika partikel, astrofisika nuklir, dan ilmu kehidupan.

    DURF dilaporkan menyediakan ruang terbersih di Bumi untuk mempelajari zat tak kasat mata yang dikenal sebagai materi gelap, karena kedalaman ekstremnya terletak di 2.400 meter di bawah tanah, dapat membantu menghalangi sebagian besar sinar kosmik yang biasanya mengganggu pengamatan materi gelap.

    Dengan total kapasitas ruangan 330.000 meter kubik (sekitar 120 kolam renang ukuran Olimpiade), DURF tidak hanya merupakan laboratorium bawah tanah terdalam, tetapi juga yang terbesar. Luasnya hampir dua kali lipat dari Laboratorium Nasional Gran Sasso di Italia, yang kini menjadi laboratorium bawah tanah terbesar kedua di dunia.

    Selain memfasilitasi studi tentang materi gelap, zat yang diyakini membentuk sekitar 27 persen kepadatan energi massa alam semesta, laboratorium bawah tanah terdalam di dunia juga siap menjadi pusat penelitian ilmiah mutakhir yang akan menghasilkan pemikiran cemerlang dari seluruh dunia.



    Artikel Selanjutnya


    Joe Biden Ngegas, Blokir Total ke China Dipercepat

    (fab/fab)


    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.