Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China Juara Satu Habiskan Rp 1.500 T, Amerika Minder
    Insight News

    China Juara Satu Habiskan Rp 1.500 T, Amerika Minder

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 September 2024Updated:27 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Produsen semikonduktor diprediksi akan menghabiskan sekitar US$400 miliar (Rp 6.000 triliun) dalam pembuatan chip komputer pada periode 2025 sampai 2027. Produsen semikonduktor asal China, Korea Selatan, serta Taiwan diprediksi akan memimpin dalam hal jumlah anggaran belanja untuk pembuatan chip.

    Perkiraan itu diungkap oleh asosiasi industri global SEMI. Faktor utamanya karena permintaan tambahan di tengah ketegangan perdagangan Amerika-China, dan permintaan untuk chip AI dan chip memori terkait yang semakin meningkat.

    Dalam sebuah laporan, asosiasi memperkirakan bahwa biaya untuk peralatan pembuat chip akan tumbuh sebesar 24% menjadi US$123 miliar pada 2025.

    “China diproyeksikan akan mempertahankan posisinya sebagai kawasan dengan pengeluaran teratas, (merek) berinvestasi lebih dari US$100 miliar (Rp 1.511 triliun) dalam tiga tahun ke depan didorong oleh kebijakan swasembada nasionalnya,” kata SEMI, dikutip dari Reuters, Jumat (27/9/2024).

    Sementara Korea Selatan, tempat produsen chip memori Samsung dan SK Hynix terlihat menghabiskan US$81 miliar dalam periode yang sama.

    Sedangkan Taiwan menghabiskan US$75 miliar. Taiwan sendiri merupakan rumah bagi produsen chip TSMC yang juga membangun pabrik di AS, Jepang, dan Eropa.

    Estimasi pengeluaran di kawasan lain adalah US$63 miliar (952 triliun) di Amerika, US$32 miliar (Rp 483 triliun) di Jepang, dan US$27 miliar (Rp 408 triliun) di Eropa.

    “Khususnya, kawasan-kawasan ini diantisipasi akan melipatgandakan investasi peralatan mereka pada tahun 2027 dibandingkan dengan tahun 2024 karena insentif kebijakan yang dialokasikan untuk meredakan kekhawatiran tentang pasokan semikonduktor penting,” kata SEMI.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Huawei Bersiap Saingi Chip AI Buatan Nvidia





    Next Article



    Alasan Sebenarnya Joe Biden Blokir China, Perang Teknologi Panas!



    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.