Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China Jualan Taksi Terbang, Bakal Ada di IKN?
    Insight News

    China Jualan Taksi Terbang, Bakal Ada di IKN?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Maret 2024Updated:20 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Ibu kota baru Nusantara (IKN) bakal dibangun dengan konsep kota pintar atau smart city. Taksi terbang disebut-sebut menjadi salah satu teknologi yang akan hadir di IKN.

    Mengenai hal ini, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie mengatakan masih harus digodok regulasinya. Terlebih penggunaan taksi terbang di negara lain juga masih perlu dipantau lebih lanjut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Ya kita dukung kemajuan, kan kita dukung. Tapi kelayakannya, masih banyak yang perlu [disiapkan],” ujar Budi saat ditemui usai Raker dengan Komisi I DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (19/3/2024).

    Lebih lanjut ia mengatakan masih belum ada target untuk kehadiran taksi terbang di IKN. Masih harus dibuktikan dulu bagaimana teknologi taksi terbang ini bisa berjalan aman.

    Dalam kesempatan berbeda, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengungkapkan transportasi taksi terbang itu tengah dalam tahapan proof-of-concept bersama dengan Hyundai.

    “Kami sedang melakukan kerja sama dengan Hyundai untuk sky taxi,” ungkap Bambang.

    Taksi terbang itu akan bisa diisi empat orang dengan satu pilot. Nantinya akan digunakan untuk membawa masyarakat berpindah dari satu tempat ke tempat lain, utamanya untuk Nusantara dan sekitarnya.

    “Bisa mentransportasikan penduduk dari satu tempat ke tempat lain, utamanya dari Samarinda, Balikpapan, dan Nusantara,” jelasnya.

    China jual taksi terbang di ecommerce

    Konsep taksi terbang sendiri sudah banyak diadopsi negara-negara maju seperti China. Bahkan di China unit taksi terbang mulai dijual di ecommerce.

    Produsen drone asal China, EHang Holdings mulai menjual taksi terbang EH216-S di platform e-commerce Taobao. Harganya dipatok US$ 332.060 atau setara Rp 5,2 miliar.

    EHang telah mengantongi izin sertifikasi dari otoritas aviasi setempat pada Oktober 2023 lalu untuk menjual unit taksi terbangnya secara komersil, dikutip dari Republic World.

    EHang mengatakan potensi industri transportasi terbang untuk kebutuhan dalam kota atau Urban Air Mobility (UAM) akan mengubah tatanan transportasi publik secara umum. Mulai dari moda kereta api, penerbangan, dan transportasi laut.

    Pada 2018 lalu, Morgan Stanley mengestimasi industri UAM global akan bernilai US$ 1,5 triliun pada 2040 mendatang.

    Banyak prototipe kendaraan terbang dalam kota yang selama ini sudah dipamerkan beberapa perusahaan aviasi. Misalnya Airbus melalui A3 Vahana, Boeing dengan PAV, Lilium Jet, Volocopter melalui VC2, serta Cora milik Kitty Hawk.

    EHang sendiri mengklaim sebagai perusahaan pertama yang berhasil memproduksi dan menjual produk taksi terbang secara komersil melalui EH216 dan EH116, baik dengan awak dan tanpa awak.



    Insight for you Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.