Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China Dikeroyok 5 Negara, Serangan Amerika Makin Ganas
    Insight News

    China Dikeroyok 5 Negara, Serangan Amerika Makin Ganas

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Agustus 2024Updated:4 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – China kian terpojok dengan aturan pemblokiran yang lebih luas dari Amerika Serikat (AS). Kali ini, pemerintah Joe Biden mengajak empat negara lain untuk merugikan China.

    Bulan depan, dua sumber yang dikutip Reuters mengatakan pemerintahan AS akan mengumumkan aturan baru untuk China. Joe Biden bakal memperluas penghentian ekspor peralatan manufaktur semikonduktor dari sejumlah negara asing lain ungkap laporan itu, dikutip Kamis (1/8/2024).

    Empat negara yang akan terdampak dengan aturan baru AS itu yakni Israel, Taiwan, Singapura, dan Malaysia.

    Reuters mencatat aturan baru merupakan perluasan dari aturan Foreign Direct Product. AS akan melarang sekitar setengah lusin pabrik fabrikasi semikonduktor China, namun laporan Reuters tak mencatat pabrik mana yang terdampak.

    Departemen Perdagangan AS juga telah buka suara terkait hal ini. Juru bicara departemen memastikan akan memperbarui kontrol ekspor jika diperlukan, dalam hal yang disebut sebagai menjaga ekosistem teknologi dalam negerinya.

    “Departemen Perdagangan AS terus menilai lingkungan ancaman berkembang dan memperbarui kontrol ekspor kami, jika diperlukan, untuk melindungi keamanan nasional AS dan menjaga ekosistem teknologi kami,” kata juru bicara departemen.

    “Kami berkomitmen bekerja sama dengan sekutu yang memiliki nilai yang sama,” imbuh juru bicara.

    Sementara itu tentang aturan baru, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian menyebut AS telah memaksa negara lain untuk menekan industri semikonduktor China. Bukan hanya itu, aturan AS juga disebutnya bakal merugikan semua pihak dan melemahkan perdagangan global.

    Lin juga memastikan apapun yang dilakukan AS tak akan menghentikan perkembangan China. “Namun hanya akan meningkatkan tekad serta kemampuan mengembangkan kemandirian ilmu pengetahuan dan teknologinya,” jelasnya.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Potensi Bisnis Data Center di Tengah ‘Ledakan” Data Digital




    Next Article



    Perintah Joe Biden, China Terancam Diblokir Negara Ini



    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.