Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China Bisa Goyang, Blokir Joe Biden Makin Kencang di 2024
    Insight News

    China Bisa Goyang, Blokir Joe Biden Makin Kencang di 2024

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Januari 2024Updated:19 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Tahun 2024, pemerintah Joe Biden bakal makin menyusahkan China. Amerika Serikat (AS) diramalkan akan melakukan lebih banyak pembatasan ekspor semikonduktor.

    “Saya tidak akan terkejut jika ada lebih banyak lagi pembatasan yang datang hanya karena masih berada di tengah pertikaian ini. Ada banyak pihak yang agresif di AS yang sangat khawatir dengan pembangunan militer China,” kata wakil ketua dan peneliti senior TechInsights, Dan Hutcheson, dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (19/1/2024).

    Larangan AS kembali dilakukan pada Oktober tahun lalu. Pemerintah setempat melarang penjualan chip Nvidia A800 dan H800 untuk pasar China.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Untuk terhindar dari larangan itu, Nvidia meluncurkan chip yang lemah di China pada Desember lalu. Penulis Chip War, Chris War, mengatakan pemerintah AS nampaknya akan menambah kontrol baru untuk menutup celah itu.

    “Pemerintah AS memberikan isyarat berencana menerapkan kontrol ekspor baru untuk menutup celah,” ujarnya.

    Bukan hanya AS, Belanda juga menerapkan aturan serupa untuk China. Negara itu melarang pembuat peralatan semikonduktor ASML untuk mengekspor beberapa sistem litografi ultraviolet ke China.

    Mesin litografi yang dijual ASML itu memegang peranan penting untuk membuat chip canggih. Beijing mengecam keputusan pemerintah Belanda itu.

    Miller mengatakan apa yang dilakukan Belanda jadi bukti larangan itu akan terus dilakukan. Bukan hanya oleh AS namun negara-negara Barat lainnya.

    “Ini adalah bukti lebih lanjut bahwa tidak hanya pemerintah AS, tapi negara-negara Barat lain seperti pemerintah Belanda akan terus meningkatkan pembatasan yang telah dilakukan pada peralatan pembuat chip dan semikonduktor canggih,” jelas Miller.



    Artikel Selanjutnya


    Bapak Chip Sedih, Minta Joe Biden dan Xi Jinping Akur

    (npb/npb)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.