Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China Bikin Twitter Banjir Konten Porno untuk Redam Demo
    Insight News

    China Bikin Twitter Banjir Konten Porno untuk Redam Demo

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 November 2022Updated:29 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Penduduk di berbagai kota di China turun ke jalan untuk memprotes kebijakan penguncian total tanpa toleransi oleh pemerintah Xi Jinping. Otoritas China menggunakan segala cara untuk meredam gejolak protes, termasuk memafaatkan bot untuk menyebar spam berupa konten pornografi di Twitter.

    Jika mencari nama kota apa pun di China di Twitter, pengguna akan diserbu oleh tweet yang menampilkan konten porno, layanan seks, dan judi yang di-tweet setiap beberapa detik.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Serbuan ketiga jenis konten tersebut di Twitter membuat pengguna kesulitan mencari hasil yang relevan soal situasi dan kondisi di China. 

    Tech Cruch, mengutip analis data yang fokus ke China, menyatakan ada lonjakan tweet berupa spam dalam tiga hari terakhir. Peningkatan aktivitas bot ini berbarengan dengan gelombang protes di kota-kota besar dan universitas di China sejak akhir pekan lalu.

    Pemerintah China menerapkan kebijakan sensor yang ketat di media sosial dan internet. Karena itu, para demonstran biasanya memanfaatkan platform asing seperti Twitter dan Telegram untuk berkomunikasi.

    Penduduk China harus menggunakan VPN untuk mengakses Twitter dan Telegram karena pemerintah negara tersebut memblokir akses ke platform asing. 

    Konten bot di Twitter, yang menurut Tech Crunch terafliasi dengan pemerintah, membuat penduduk China lebih sulit dalam merencakan aksi demonstrasi.

    Pada 2019, Twitter berhasil melakukan take down atas 1.000 akun yang di[utuskan adalah bagian dari upaya pemerintah meredam aksi protes di Hong Kong. Kini, sebagian besar dari tim anti-propaganda Twitter telah di-PHK oleh Elon Musk.

    Gelombang spam di China adalah tantangan untuk Elon Musk yang menyatakan bot adalah musuh utama Twitter. Kepada Washington Post, Twitter menyatakan “mengetahui” soal isu spam tersebut dan “tengah mencari jalan keluarnya”.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Momen Unik Elon Musk Tenteng Wastafel ke Markas Twitter

    (dem/dem)


    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.