Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China-Amerika Minggir, India Mau Jadi Penguasa Chip Dunia
    Insight News

    China-Amerika Minggir, India Mau Jadi Penguasa Chip Dunia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Maret 2024Updated:18 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – India punya impian besar untuk menjadi raja chip dunia. Dalam lima tahun mendatang, mereka ingin menjadi salah satu dari lima produsen semikonduktor terbesar di dunia. Hal tersebut diungkap oleh Ashwini Vaishnaw, Menteri Elektronik dan Teknologi Informasi, Perkeretaapian dan Komunikasi India.

    Menurut dia, industri chip adalah pasar yang sangat kompleks, begitu juga dengan nilai global serta rantai pasokannya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kami pikir dalam lima tahun ke depan, kami akan menjadi salah satu dari lima negara semikonduktor teratas di dunia,” kata Vaishnaw di Street Signs Asia CNBC Internasional, dikutip Senin (18/3/2024).

    Berdasarkan data dari firma intelijen pasar TrendForce, pada bulan Desember, Taiwan memiliki sekitar 46% kapasitas pembuatan semikonduktor global, diikuti oleh China (26%), Korea Selatan (12%), Amerika Serikat (6%) dan Jepang (2%).

    India akan mendapatkan keuntungan karena makin banyak perusahaan yang berupaya mengurangi ketergantungan pada China. Sebab, masalah geopolitik dengan Amerika tidak menunjukkan tanda-tanda segera berakhir.

    Dia mengatakan India memandang diri mereka sebagai mitra rantai nilai bagi produsen perangkat elektronik, elektronik industri dan pertahanan.

    “Beberapa orang menyebutnya ‘friendshoring’. Saya menyebutnya ‘trust shoring’ karena ada kepercayaan global di India,” ujar Vaishnaw.

    Pekan lalu, raksasa chip AS Qualcomm membuka pusat desain baru di Chennai, India. Fasilitas ini akan fokus pada desain teknologi nirkabel dan menciptakan 1.600 lapangan kerja di negara tersebut.

    “Kami mulai berinvestasi di India sebelum India populer. Kami telah membangun kehadiran di India selama lebih dari satu dekade,” kata CEO Qualcomm Cristiano Amon.

    “Banyak chip kami dirancang di India, dan kehadiran di India juga menciptakan peluang bagi sejumlah perusahaan India,” imbuhnya.

    Sementara itu, Perdana Menteri Narendra Modi meresmikan tiga pabrik semikonduktor. Salah satu pabrik tersebut adalah perusahaan patungan antara Tata Electronics dan Powerchip Semiconductor Manufacturing Corp Taiwan. Ketua PSMC Frank Huang mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk menciptakan chip semikonduktor pertama di India pada tahun 2026.

    “Chip buatan India yang diproduksi di India akan membantu menciptakan kehadiran India yang kuat dan signifikan dalam rantai nilai global – hal ini akan menjadikan India sebagai pusat semikonduktor bagi dunia,” kata Menteri Persatuan Rajeev Chandrasekhar dalam siaran pers.




    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.