Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cerita Kemenkes Dipaksa Transformasi Digital Gegara Pandemi
    Insight News

    Cerita Kemenkes Dipaksa Transformasi Digital Gegara Pandemi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Maret 2024Updated:5 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah mendorong terjadinya transformasi digital untuk mencapai Indonesia Emas 2045.

    Transformasi digital tersebut perlu didorong oleh infrastruktur jaringan yang memadai, talenta dalam negeri yang mumpuni, serta regulasi yang tepat sasaran.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Konsep transformasi digital sendiri merupakan pemanfaatan digital untuk menunjang produktivitas, efektivitas, dan efisiensi di sektor pemerintahan dalam melayani publik.

    Menurut Deputy Chief Digital Transformation Office DTO Kemenkes, Agus Rachmanto, di sektor kesehatan pihaknya dipaksa untuk melakukan transformasi digital saat pandemi melanda.

    “Pada saat itu memang solusi yang kepikiran menyatukan aplikasi-aplikasi yang sudah ada. Ada Peduli Lindungi dan aplikasi-apliaksi yang sudah ada, terkait pencatatan Covid-19 dan sebagainya,” kata Agus dalam acara Tech & Telco Summit 2024 yang digelar CNBC Indonesia, Selasa (5/3/2024).

    Melihat perlunya transformasi digital, Kemenkes lalu merasa harus ada kesepakatan. Antara lain terkait dengan identitas digital, standar data, dan bagaimana hal tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

    “Kami harap ini menjadi solusi di sektor kesehatan dan ini yang dilakukan hingga saat ini. Konsisten dengan blue print yang ada,” ia menjelaskan.

    Agus menjelaskan dari sisi sumber daya sebenarnya sudah tersedia sejak lama di lingkungan Kemenkes. Setiap direktorat sudah membangun aplikasi. Namun, karena tidak disinergikan, masing-masing manfaatnya kecil dan tidak bisa jadi besar.




    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.