Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cerita Hacker RI Lapor Celah Data Bocor: ‘Diskak Baru Ngaku’
    Insight News

    Cerita Hacker RI Lapor Celah Data Bocor: ‘Diskak Baru Ngaku’

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 September 2022Updated:17 September 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kata peretas atau hacker selalu diasosiasikan memiliki citra buruk, dimana seorang atau sekelompok memiliki niat jahat membobol suatu situs.

    Jenis hacker yang seperti itu pasti ada, industri keamanan siber menyebut mereka Black Hat. Tapi kenyataannya, mereka bukan satu-satunya peretas yang ada di dunia maya.

    Ada sebutan white hat bagi para peretas yang menggunakan kemampuannya untuk “merusak” situs atau sistem informasi seperti web atau aplikasi. Namun tujuan digunakan untuk mengungkap kegagalan keamanan di sistem tersebut, alias membantu perusahaan melindungi bisnis dari peretas berbahaya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mengutip laman Kaspersky, perusahaan biasanya mempekerjakan white hat untuk menguji sistem informasi mereka. Mereka menjalankan pemindaian mendalam jaringan untuk mencari malware, mencoba meretas sistem informasi menggunakan metode yang akan digunakan black hat, dan bahkan mencoba menipu staf agar mengklik tautan yang mengarah ke serangan malware.

    Cerita tentang menjadi hacker baik ini rupanya dialami Hafidz, seorang mahasiswa semester akhir di Universitas Pamulang. Hafidz mengaku mulai menyukai dunia keamanan siber sejak 2016.

    “Saya tertarik 2016 setelah lulus SMK. Saya coba dulu waktu awal-awal, saya coba ke kampus, coba ke swasta atau perusahaan-perusahaan lain,” kata dia kepada CNBC Indonesia.

    Jadi menurutnya, white hat adalah hacker yang baik. Artinya ketika menemukan celah keamanan di website, server atau aplikasi mobile langsung mencari kontaknya pemilik sistem tersebut.

    Dia pun menceritakan bagaimana proses untuk dia menemukan hingga melaporkan ada nya bug atau celah keamanan di suatu website.

    “Biasanya ada yang bertanya, ada yang buka program [bug] nggak. Atau ada yang kirim laporan, bug apa di mana, cara menutupnya seperti apa, dibuat dalam format PDF, baru kirim laporan,” terang mahasiswa jurusan Teknik Informatika itu.

    “Biasanya kirim via e-mail atau kalau dapet kontaknya bisa kirim WhatsApp sih,” imbuhnya.

    Saat ini, dia masih menjadi pekerja lepas di beberapa perusahaan swasta dan lembaga pemerintah. Kemampuannya digunakan untuk menemukan celah keamanan yang ada di lembaga tersebut.

    Selain itu ia juga masih aktif menjadi white hat hacker dan menjadi celah-celah keamanan yang ada lalu melaporkannya kepada pihak pengelola sistem. Lewat kemampuan meretasnya ini, Hafidz biasanya mendapatkan bayaran berupa uang atau barang yang dikirim sebagai timbal balik dari jasanya. Namun, ia juga kerap hanya mendapat ucapan terima kasih saja.

    “Kemarin saya ada laporin, jawabannya ke mana-mana, jawabannya lucu, dia respons tapi ngeles gitu. Pas sudah saya skak, dia cuma bilang thank for sharing,” ujarnya.

    “Akhirnya ya sudahlah data mereka jebol bukan salah saya kan udah dikasih tau.” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Hacker Bjorka “Gentayangan”, Pejabat Hingga Istana “Dicolek”

    (dem)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.