Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»CEO Apple Galau Pilih Google atau Aplikasi Penggantinya
    Insight News

    CEO Apple Galau Pilih Google atau Aplikasi Penggantinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Mei 2024Updated:28 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – CEO Apple Tim Cook dilaporkan tidak bisa memilih dua perusahaan Artificial Intelligence (AI) untuk diajak kerja sama lebih lanjut. Keduanya adalah OpenAI dan Google yang diketahui mengembangkan teknologiĀ AI secara besar-besaran.

    OpenAI diketahui sebagai pembuat chatbot populer ChatGPT. Terbaru perusahaan meluncurkan model GPT-4o dengan kemampuan yang diklaim mirip manusia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Di sisi lain, Google juga tak mau kalah. Raksasa teknologi itu menyediakan AI untuk layanan dan produknya termasuk model AI Gemini.

    Laporan Business Insider menyebutkan Tim Cook belum menentukan pilihan akan menggunakan AI dari Google atau OpenAI untuk ditanam pada perangkat-perangkat seperti iPhone, iPad, dan Mac. Sejauh ini Apple diketahui akan bekerja sama dengan dua perusahaan.

    Salah satunya, laporan Bloomberg yang menyatakan Apple telah menyelesaikan perjanjian dengan OpenAI untuk persyaratan perjanjian menggunakan fitur ChatGPT di IOS 18.

    Sementara dengan Google, Apple telah berbicara untuk pengaturan AI Gemini pada iPhone. Pembicaraan dua perusahaan juga dilaporkan masih berjalan.

    Meski dua perusahaan diketahui sebagai yang terdepan dalam perlombaan AI, mereka juga sedang dihadapi berbagai masalah terkait teknologi buatannya.

    Aktris Scarlett Johansson diketahui menuding OpenAI menggunakan suaranya untuk GPT-4o. Bos OpenAI, Sam Altman membantah menggunakan suara tanpa izin.

    Bukan hanya itu, Authors Guild juga menggugat OpenAI karena khawatir karya penulis digunakan dalam model buatan OpenAI.

    Google juga tak lebih baik. Fitur terbarunya AI Overview disebut gagal saat dicoba oleh pengguna.

    Banyak pengguna di media sosial membagikan AI itu menghasilkan respon di luar dari konteks. Misalnya meminta menggunakan ‘lem tidak beracun’ untuk mengatasi masalah keju yang tidak menempel pada pizza.

    Masalah tersebut jelas membuat Apple ada dalam posisi sulit. Business Insider menuliskan perusahaan butuh strategi AI untuk merubah iPhone saat penjualan di pasar utama seperti China mengalami penurunan.



    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.