Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»CEO Apple Bilang RI Juru Selamat iPhone, Ini Alasannya
    Insight News

    CEO Apple Bilang RI Juru Selamat iPhone, Ini Alasannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Mei 2024Updated:7 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – CEO Apple Tim Cook mengungkapkan Indonesia punya peranan besar pada perusahaan. Rekor pendapatan disebut terjadi di negara ini.

    “Kami juga membukukan rekor pendapatan di Indonesia, salah satu pasar yang kami nilai potensinya sangat besar,” katanya, dikutip dari transkrip earnings call Apple kuartal II-2024.

    Indonesia ternyata menjadi salah satu pasar yang mengalami pertumbuhan. Ada beberapa negara yang menyumbangkan pertumbuhan untuk Apple. Mulai dari Kanada, India, Spanyol, Turki, dan negara-negara di wilayah Amerika Latin dan Timur Tengah.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Bahkan Tim Cook juga meyakini pertumbuhan penjualan Apple di negara-negara tersebut akanĀ makin cepat beberapa tahun ke depan.

    Dia juga menyinggung kunjungannya ke Indonesia bulan lalu. Tim Cook mengatakan cukup takjub melihat cara pengguna menggunakan produk dan layanan Apple.

    “Baru dua pekan lalu saya berkunjung ke Vietnam, Indonesia, dan Singapura. Sangat menakjubkan melihat cara berbagai pengguna dan komunitas menggunakan produk dan layanan kami untuk melakukan berbagai hal yang luar biasa,” kata Cook.

    Pertumbuhan penjualan Apple ini terjadi saat perusahaan mengalami masa suram. Laporan IDC mencatat penjualan iPhone di dunia ambles 9,6% secara tahun ke tahun pada kuartal 1-2024.

    Hal yang sama juga terjadi di China. Pertumbuhan negara yang jadi salah satu pasar terbesar Apple cukup mengecewakan yakni merosot 19% dalam periode yang sama.

    Ada beberapa alasan penurunan penjualan Apple. Salah satunya karena harga perangkat Apple yang cukup mahal, termasuk saat kondisi makroekonomi yang tak menentu.

    Pendapatan Apple di China jatuh 8 persen pada kuartal II/2024 berdasarkan tahun fiskal. Pasar China adalah salah satu faktor utama yang menyebabkan penjualan iPhone anjlok 10 persen dari US$ 45,96 miliar menjadi US$ 51,33 miliar.

    CFO Apple Luca Maestri meminta agarĀ investor tidak terlalu fokus terhadap kinerja di China. Ia berkilah angka penjualan di pasar berkembang lainnya yang tumbuh dengan kuat.

    “Kami mulai melihat pasar seperti India, Arab Saudi, Meksiko, Turki, Brasil, dan Indonesia. Angkanya makin besar dan kami senang karena di pasar itu, penguasaan pasar kami [saat ini] rendah,” kata Maestri.

    Maestri berargumen wilayah tersebut, termasuk Indonesia, adalah pasar dengan populasi yang sangat besar dan terus tumbuh.

    “Produk kami menunjukkan kemajuan di pasar-pasar itu. Antusiasme atas brand [Apple dan iPhone] sangat tinggi,” kata Maestri.



    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.