Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cara Dapat Kerja Agar Tak Direbut AI Menurut Pakar
    Insight News

    Cara Dapat Kerja Agar Tak Direbut AI Menurut Pakar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Januari 2024Updated:5 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Salah satu kekhawatiran umat manusia atas maraknya penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) adalah kehilangan pekerjaan.

    AI diramal akan melampaui kecerdasan manusia, sehingga banyak pekerjaan yang nantinya bisa dilakukan oleh robot. Angka pengangguran dikhawatirkan akan melonjak.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, ada pula yang mengatakan manusia bisa selamat asalkan mau beradaptasi dan memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas. Daniel Saphero yang merupakan COO LinkedIn mengungkap beberapa tips agar manusia tak digantikan AI.

    Menurut Saphero, setiap peran di masa depan akan berubah dengan menambahkan konteks AI. Mulai dari engineer hingga sales, tim pemasar, pakar keuangan hingga pengacara.

    “Semua orang akan menggunakan AI pada satu titik,” ujarnya dalam wawancara bersama Bloomberg, dikutip dari LATimes, Kamis (4/1/2024).

    Saphero mengatakan transformasi skill yang dibutuhkan manusia adalah mencoba bekerja sama dengan AI.

    “Skill terpenting di semua pekerjaan masa depan adalah memahami cara memanfaatkan kekuatan AI untuk menyokong kehidupan sehari-hari,” ia menuturkan.

    Lebih lanjut, Saphero mengatakan profesi yang akan ‘seksi’ di masa depan adalah yang berkutat dengan data scientist dan platform engineer. Sebab, industri teknologi akan makin kencang dengan tuntutan perkembangan zaman.

    “Saya rasa kita telah bergerak menuju dunia yang menuntut semua perusahaan di segala sektor untuk memanfaatkan teknologi AI secara efektif,” ia menjelaskan.

    Saat ditanya apakah popularitas AI saat ini akan memudar seiring berjalannya waktu, Saphero meragukan hal tersebut. Menurut dia, dari perspektif teknologi, penerapan AI terbukti memudahkan kehidupan manusia.

    Mulai dari menulis pesan, membuat desain visual, hingga resume yang menarik untuk melamar pekerjaan.

    “Teknologi yang baru berumur setahun sudah bisa dimanfaatkan secara luas. Saya optimis di masa depan nilai dari AI-generatif di dunia kerja dan profesional terpampang nyata,” kata dia.

    Beberapa saat lalu, petinggi JPMorgan Chase Jamie Dimon mengatakan generasi masa depan akan punya waktu kerja hanya 3 hari dalam seminggu karena bantuan AI.

    Menanggapi hal ini, Saphero tak bisa memberikan kepastian. Namun, ia yakin peran AI yang bisa menyelesaikan pekerjaan monoton dan berulang, akan membuat manusia bisa fokus melakukan pekerjaan yang lebih bermakna.

    Saran Saphero untuk anak muda yang akan masuk bursa kerja, penting untuk menguasai tool AI dan melihat hal-hal menakjubkan yang bisa didapatkan.

    “Selain itu, meski akan banyak permintaan untuk skill teknikal, namun permintaan untuk skill kemanusiaan akan meningkat. Misalnya kemampuan komunikasi dan kreativitas,” ia memungkasi.



    Artikel Selanjutnya


    NASA Kecolongan, AI Temukan Asteroid Penghancur Bumi

    (fab/fab)


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.