Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cara Baru Gen Z Cari Informasi, Bukan di Google
    Insight News

    Cara Baru Gen Z Cari Informasi, Bukan di Google

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Juni 2023Updated:14 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Istilah googling yang merujuk pada pencarian di Google mungkin akan jarang atau bahkan tidak terdengar lagi. Para Gen Z mulai tak tertarik untuk mencari informasi di raksasa mesin pencarian.

    Pernyataan tersebut berdasarkan laporan tahunan Reuters Institute for the Study of Journalism. Survei dilakukan pada 94 ribu orang dewasa di 46 negara, termasuk Amerika Serikat (AS).

    Laporan itu mengungkapkan anak-anak muda lebih suka mengakses berita lewat media sosial. Khusus untuk media sosial, pengguna lebih memperhatikan selebritas dan influencer dibandingkan jurnalis pada platform seperti Tiktok, Instagram dan Snapchat.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pada laporan yang sama, Tiktok jadi jejaring sosial dengan pertumbuhan tercepat. Platform berbagi video itu digunakan 20% orang berusia 18-24 tahun atau naik 5% dari tahun lalu.

    Direktur Institut Reuters Rasmus Nielsen menjelaskan tidak bisa berharap lagi anak muda suka membaca dari media massa. Misalnya saja portal web lawas, TV, maupun media cetak.

    “Tidak masuk akal jika kita masih berharap mereka yang lahir di tahun 2000-an akan memilih situs web kuno, apalagi berita dalam bentuk siaran dan cetak,” jelas Nielsen, dikutip dari Reuters, Rabu (14/6/2023).

    Terungkap juga masih ada beberapa orang yang lebih suka baca berita berdasarkan pilihan algoritma di internet, dibandingkan pilihan editor atau jurnalis.

    Sejumlah masyarakat juga dilaporkan mulai tidak percaya dengan berita. Jumlahnya menurun 2% dari yang tercatat tahun lalu.

    Laporan ini juga menyinggung soal informasi hoaks. Lebih dari setengah responden (56%) khawatir mengidentifikasi perbedaan antara berita asli dan palsu yang ada di internet. Angka tersebut naik 2% dari tahun lalu.



    Artikel Selanjutnya


    Google Mulai Ditinggal, Ini Cara Baru Gen Z Cari Informasi

    (npb/npb)


    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.