Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Canggihnya Serangan Iran ke Israel, Pakar Bandingkan dengan Rusia
    Insight News

    Canggihnya Serangan Iran ke Israel, Pakar Bandingkan dengan Rusia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 April 2024Updated:17 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Beberapa pakar militer membandingkan serangan Iran ke Israel pada akhir pekan lalu dengan taktik yang dilancarkan Rusia ke Ukraina.

    Pada Sabtu lalu, Iran meluncurkan 300 drone, rudal balistik, dan rudal jelajah ke Israel. Menurut pasukan militer Israel (IDF), 99% serangan tersebut mampu dideteksi sebelum mengenai target.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Paket serangan yang dilancarkan mirip dengan yang digunakan berulang kali oleh Rusia untuk menyerang Ukraina,” kata Brian Carter dan Frederick W. Kagan, pakar pertahanan untuk American Enterprise Institute’s Critical Threats Project, dikutip dari Business Insider, Selasa (16/4/2024).

    IDF mengestimasikan penyerangan tersebut menggunakan 170 drone, 30 rudal jelajah, dan 120 rudal balistik.

    “Drone meluncur dengan baik sebelum rudal balistik ditembakkan. Kemungkinan mereka berharap serangan akan tiba di jendela pertahanan udara Israel berbarengan dengan rudal jelajah dan drone,” kata analis.

    Kecepatan drone dan rudal jelajah yang lebih lambat bertujuan untuk membuat sistem pertahanan udara Israel kelelahan. Dengan begitu, rudal balistik akan lebih mulus untuk menyasar target.

    “Rusia telah melakukan pendekatan serupa berulang kali,” kata pakar.

    “Pasukan Iran tak memperhitungkan sistem pertahanan Israel yang lebih canggih ketimbang Ukraina untuk menghadang serangan seperti itu,” ia menambahkan.

    Namun, tak semua pihak setuju bahwa Iran meniru aksi Rusia di Ukraina. Fabian Hinz, peneliti pertahanan di London International Institute for Strategic Studies mengatakan Iran meluncurkan serangan rudal kombinasi untuk memberikan peringatan ke Israel.

    Jadi, strategi Iran untuk memberikan peringatan keras terlebih dahulu ke Israel melalui serangan pada akhir pekan lalu.

    “Serangan ini dirancang untuk membangun kembali mekanisme pencegahan di pihak Iran,” kata Rodger Shanahan, anggota lembaga think tang Australia, Lowy Institute.



    Hitech for better life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.