Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Calon Menteri Keuangan Donald Trump Tiba-tiba Sebut Elon Musk
    Insight News

    Calon Menteri Keuangan Donald Trump Tiba-tiba Sebut Elon Musk

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 November 2024Updated:4 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Miliarder John Paulson mengaku siap bekerja sama dengan Elon Musk dalam pemerintahan Trump jika kandidat partai Republik itu terpilih kembali menjadi Presiden Amerika Serikat.

    Sebelumnya, investor legendaris sekaligus hedge fund itu masuk dalam kandidat yang dipertimbangkan oleh tim kampanye Donald Trump untuk menjadi Menteri Keuangan, bersama dengan nama-nama seperti mantan duta besar perdagangan Robert Lighthizer dan CEO Key Square Scott Bessent.

    Ia mengatakan, jika dicalonkan sebagai Menteri Keuangan dirinya akan memprioritaskan perpanjangan Undang-Undang Pemotongan Pajak dan Pekerjaan Trump tahun 2017. Dan akan bekerja sama dengan Musk untuk mengurangi pengeluaran federal. Namun ia mengaku belum berbicara dengan Musk tentang kerja sama ini.

    Ia bertujuan untuk memangkas subsidi Undang-Undang Pengurangan Inflasi untuk energi hijau. Padahal di sisi lain, Musk belum membahas rencana pastinya untuk memangkas anggaran federal tersebut.

    IRA (iInflation Reduction Act) menyediakan US$369 miliar dalam bentuk keringanan pajak dan subsidi untuk energi bersih, dan telah membantu mendorong perusahaan untuk menginvestasikan US$129 miliar dalam proyek-proyek terkait.

    “Semua subsidi pajak ini untuk tenaga surya, angin, sumber energi yang tidak efisien dan tidak ekonomis,” kata Paulson kepada Wall Street Journal.

    “Hilangkan itu. Itu akan menurunkan pengeluaran,” imbuhnya.

    Sebelumnya, Musk telah setuju untuk memimpin Departemen Efisiensi yang bertujuan untuk melakukan audit keuangan dan kinerja menyeluruh terhadap seluruh pemerintah federal dan merekomendasikan sebuah reformasi.

    Meskipun perusahaannya telah menerima banyak dana pemerintah, dan Tesla mendapat manfaat dari kredit pajak IRA untuk kendaraan listrik, ia mendukung penghentian subsidi pajak untuk produsen mobil.

    Awal minggu ini, Musk mengatakan ia akan memangkas pengeluaran federal setidaknya U$2 miliar.

    Menurut Departemen Keuangan AS, pemerintah telah menghabiskan setidaknya US$6,75 triliun pada tahun fiskal 2024, menurut Departemen Keuangan.

    Lebih dari separuh pengeluaran tersebut digunakan untuk Jaminan Sosial dan Medicare, yang menurut Trump tidak akan dipotong satu sen pun, serta bunga utang federal dan pertahanan.

    Forbes mencatat, Paulson saat ini memiliki kekayaan bersihnya mencapai US$3,8 miliar.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Waduh, Iran Bongkar Email Donald Trump Jelang Pilpres AS





    Next Article



    Joe Biden Habis Kena ‘Roasting’ Elon Musk, Disebut Mau ‘Mancing’



    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.