Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cacar Monyet Sudah Masuk Singapura, Ini Persiapan Kemenkes RI
    Insight News

    Cacar Monyet Sudah Masuk Singapura, Ini Persiapan Kemenkes RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Juli 2022Updated:28 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan penyakit cacar monyet atau monkeypox sebagai darurat kesehatan gobal pada Sabtu (23/7/2022). Lembaga tersebut menerbitkan rekomendasi dengan membagi empat klasifikasi negara.

    Juru bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril menyebut Indonesia dikategorikan sebagai klasifikasi satu oleh WHO. Artinya negara yang belum melaporkan kasus monkeypox atau negara yang pernah melaporkan kasus namun tidak melaporkan lagi selama 21 hari.

    “Indonesia masuk klasifikasi 1 karena belum melaporkan kasus monkeypox ini ke WHO,” kata Syahril dalam konferensi pers Kemenkes RI, Rabu (27/7/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam klasifikasi 1, pemerintah Indonesia disarankan untuk memperkuat surveillance atau deteksi dini. Jadi harus melakukan kewaspadaan, kemudian juga harus melakukan respons-respons terhadap monkeypox ini agar dapat dilakukan deteksi, surveillance, juga tatalaksana selanjutnya.

    “Juga harus melapor kepada WHO jika ada kasus yang diduga atau sudah konfirmasi,” lanjut Syahril.

    Kemenkes sejak awal sudah mengumpulkan informasi dan mengikuti perkembangan dunia.

    Selain itu, pemerintah juga meningkatkan kewaspadaan publik dengan memberikan edukasi melalui edaran, webinar, dan melakukan pertemuan dengan dinas kesehatan, rumah sakit, dan puskesmas.




    Nanti akan ditanggung pemerintah pengobatannyaPlt. Direktur Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Kemenkes Endang Budi Hastuti

    Dalam kesempatan yang sama Plt. Direktur Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Kemenkes Endang Budi Hastuti mengatakan untuk di pintu masuk kedatangan luar negeri, kewaspadaan ditingkatkan lebih pada pengamatan gejala, seperti misalnya demam.

    Jika terpantau suhu badan tinggi, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    “Nah saat ini lebih ke situ, lebih ke gejala saja, jika ada peningkatan suhu nanti pertanyaannya lebih lanjut ke gejala yang mengarah pada monkeypox,”kata Endang.

    Menyoal biaya, andaikata ada kasus terkonfirmasi cacar monyet, biaya akan ditanggung oleh pemerintah. Endang mengatakan ada Peraturan Menteri Kesehatan yang mengatur soal pembiayaan penyakit yang termasuk dalam penyakit infeksi emerging

    “Jadi nanti akan ditanggung pemerintah pengobatannya, saat ini sedang disiapkan aturan untuk pembiayaan ini.” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Kemenkes: Belum Ada Penyakit Cacar Monyet di Indonesia

    (dem)


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.