Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cacar Monyet Menyebar di Eropa-Tetangga RI, Begini Gejalanya
    Insight News

    Cacar Monyet Menyebar di Eropa-Tetangga RI, Begini Gejalanya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 Mei 2022Updated:22 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Otoritas Australia melaporkan adanya kasus monkeypox virus (MPXV) atau cacar monyet di wilayah Melbourne. Penemuan ini menjadi yang pertama kali di Negeri Kanguru itu.

    Kasus yang diduga cacar monyet pertama ditemukan ketika seorang pasien pria berusia 30 an tahun baru saja mengunjungi Inggris. Tempat dimana virus-virus baru tersebut ditemukan.

    Departemen Kesehatan Negara Bagian Victoria mengatakan bahwa pria tersebut mendapatkan gejala pada 16 Mei lalu. Adapun saat ini, pria itu telah diisolasi dan pihak berwenang masih menyelidiki setiap orang yang berdekatan dengannya.

    “Penumpang yang duduk di dekat pria itu dalam penerbangan EY10 dari London ke Abu Dhabi pada 14 Mei dan penerbangan EY462 dari Abu Dhabi ke Melbourne, yang mendarat pada Senin, dihubungi untuk diperingatkan guna memantau gejalanya,” ujar laporan media Australia, 9News.au, Jumat (20/5/2022).




    Foto: Sebuah gambar yang dibuat selama penyelidikan wabah cacar monyet, yang terjadi di Republik Demokratik Kongo (DRC), 1996 hingga 1997, menunjukkan tangan seorang pasien dengan ruam akibat cacar monyet. (via REUTERS/CDC/BRIAN W.J. MAHY)
    Sebuah gambar yang dibuat selama penyelidikan wabah cacar monyet, yang terjadi di Republik Demokratik Kongo (DRC), 1996 hingga 1997, menunjukkan tangan seorang pasien dengan ruam akibat cacar monyet. (via REUTERS/CDC/BRIAN W.J. MAHY)

    Sementara itu, pihak berwenang di Negara Bagian New South Wales (NSW) juga menemukan indikasi seorang warga lain yang terpapar cacar monyet. Wilayah, yang mencakup kota Sydney, itu mengatakan bahwa warga itu sebelumnya tiba dari Eropa.

    Kasus cacar monyet merupakan penyakit yang endemik di Afrika Tengah atau Barat. Namun akhir-akhir ini virus itu telah muncul di Inggris, Spanyol, Portugal, Amerika Serikat (AS), Italia, Swedia, Prancis, dan Kanada.

    Seperti namanya, virus berasal dari infeksi pada monyet. Dilansir dari laman CDC, virus merupakan bagian dari genus Orthopoxvirus, yang juga mewadahi virus serupa yakni variola (penyebab cacar), vaccinia (digunakan dalam pembuatan vaksin) dan cacar sapi (cowpox virus).

    Cacar menyerang monyet pertama kali tahun 1958, di laboratorium penelitian monyet di Kopenhagen, Denmark. Sementara itu, kasus cacar monyet pada manusia pertama kali ditemukan pada 1970 di Republik Demokratik Kongo.

    Namun, Kepala Petugas Kesehatan Victoria Brett Sutton mengatakan bahwa virus ini tidak begitu menular layaknya Covid-19. Klaim serupa juga diperkuat dokter penyakit menular setempat.

    [Dexpert.co.id]

    (dce/dce)


    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.