Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Buronan Singapura, Bandar Kripto Bangkrut Sembunyi di Bali
    Insight News

    Buronan Singapura, Bandar Kripto Bangkrut Sembunyi di Bali

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 November 2023Updated:20 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – CEO bandar kripto bangkrut, Three Arrows Capital (3AC), Su Zhu sudah ditangkap di Singapura. Rekan pendirinya, Kyle Davies, disebut malah hidup santai di Bali.

    Davies telah dijatuhi hukuman empat bulan penjara di Singapura karena menghindari proses hukum dalam penyelidikan soal kebangkrutan 3AC. 

    Sumber Cointelegraph menyatakan Davies kini tinggal di Bali. Ia terlihat nongkrong di Milk and Madu di Canggu Bali bersama seorang perempuan yang identitasnya tidak diketahui pada 8 November 2023. Seorang sumber lainnya, yang terlibat dalam proses kebangkrutan 3AC, memberikan konfirmasi bahwa Davies memang berdomisili di Bali.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Davies telah tinggal di Bali selama beberapa bulan untuk menghindar dari pantauan penegak hukum Singapura. Ia juga kerap mengumbar foto dirinya di media sosial dalam 2 tahun terakhir.

    Menurut sumber Cointelegraph di Bali, Davies terlihat “hidup, sehat dan ceria”. Saat merasa dikenali oleh orang di sekitarnya, Davies tampak menutupi wajahnya. Di foto yang diserahkan ke Cointelegraph, Davies mengenakan kemeja berwarna pink dan kacamata hitam. 

    “100 persen itu adalah dia. Dari kemeja dan kacamata, saya juga melihatnya tanpa kacamata. Ia kemudian mengenakan kacamatanya saat merasa dikenali dan tidak melepasnya hingga kami meninggalkan lokasi tersebut,” kata narasumber Cointelegraph.

    Su Zhu ditangkap di bandara Singapura pada 29 September. Ia ditahan saat mencoba kabur meninggalkan kota tersebut setelah pengelola kebangkrutan 3AC, Teneo berhasil mendapatkan surat perintah pengadilan untuk memenjarakan Su Zhu dan Davies.

    The New York Times sebelumnya melaporkan bahwa baik Su Zhu maupun Davies, sudah lama tinggal di Bali untuk menghindari proses hukum di Amerika Serikat dan Singapura.

    Kelanjutan kasus hukum Davies di Singapura kini menunggu kerja sama dari otoritas di Bali.

    Davies kini sudah tidak bisa diadili di Amerika Serikat terkait kasus 3AC karena telah melepas status kewarganegaraan Amerika lewat perkawinan dengan warga negara Singapura.



    Artikel Selanjutnya


    Bos Kripto Penipu Ditahan, Bandar Kripto Bayar Rp 70,3 T

    (dem/dem)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.