Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bunga Tinggi Pinjol Berujung Maut, AdaKami Buka Suara
    Insight News

    Bunga Tinggi Pinjol Berujung Maut, AdaKami Buka Suara

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 September 2023Updated:23 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – AdaKami buka suara soal kabar bunga tinggi yang menjerat nasabah. Menurut Direktur Utama Adakami, Bernardino Moningka Vega Jr. menjelaskan pihaknya menyamakan tenor dengan bunga yang dibebankan ke nasabah.

    “Tergantung paket produk yang ditawarkan,” kata Dino, dalam konferensi pers, di Jakarta, Jumat (22/9/2023).

    Setelah viral berita adanya nasabah yang bunuh diri, masyarakat juga mempermasalahkan biaya layanan pada Adakami. Disebut biaya layanan tersebut hampir 100% dari pinjaman pokok.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Salah satu laporan di aplikasi X ada yang meminjam Rp 3,7 juta dengan bunga Rp 187.460. Biaya layanan tercatat Rp 3,42 juta atau 92,43% dengan pinjaman pokok. Pinjaman itu memiliki tenor 9 bulan.

    Kasus lainnya adalah korban meminjam uang senilai Rp 9,4 juta namun mengembalikan tagihan sebesar Rp 19 juta.

    Dari situs resmi AdaKami, biaya layanan atau bunga pinjaman mengikuti ketentuan dari OJK dan AFPI. Besarannya adalah 0,4% dan keterlambatan hariannya maksimal 1,2% per hari dan tidak melebihi 100%.

    Ditanya soal biaya layanan tersebut, Dino menjelaskan terdiri dari teknologi fee, asuransi, hingga collection fee. Komposisinya sendiri berubah-ubah, ungkapnya.

    “Breakdown-nya macem-macem, setiap produk komposisinya berubah-ubah,” kata Dino.

    Dia menjelaskan salah satu komposisi yang harus ada adalah asuransi. Karena nasabah wajib memiliki asuransi dan berasal dari aturan Otoritas Jasa Keuangan, ungkapnya.

    “Tingkat biaya disesuaikan, tapi yang diperlukan adalah biaya asuransi. Kebanyakan biaya asuransi yang paling tinggi,” jelasnya.


    Artikel Selanjutnya


    Heboh Kasus AdaKami, OJK Sorot Biaya Mencekik Pinjol

    (fab/fab)


    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.