Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»BUMN Bentuk Tim Genjot Teknologi AI, Begini Fungsinya
    Insight News

    BUMN Bentuk Tim Genjot Teknologi AI, Begini Fungsinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Juni 2024Updated:7 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – BUMN kini memiliki project management office (PMO) khusus teknologi kecerdasan buatan. PMO ini dipimpin oleh bos teknologi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

    Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI, Arga M. Nugraha, menjelaskan bahwa PMO BUMN akan mengambil posisi sebagai komite pengelola forum diskusi dan inovasi di bidang kecerdasan buatan (AI).

    Dia menjelaskan bahwa beberapa perusahaan BUMN sudah memiliki inisiatif dalam implementasi teknologi AI di operasional perusahaan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Untuk memantik diskusi dan mendorong inovasi di bidang kecerdasan buatan di perusahaan-perusahaan BUMN. Banyak BUMN sudah punya inisiatif menarik di bidang ini,” katanya, Jumat (7/6/2024).

    Arga mencontohkan AI Center of Excellence (CoE) di BRI yang sudah dibentuk sejak 2019. Inisiatif ini sudah diambil jauh sebelum tren AI meledak setelah peluncuran ChatGPT oleh OpenAI.

    “Alhamdulillah BRI telah jalan banyak inisiatif di AI dan GenAI,” katanya.

    Sebelumnya dalam acara Microsoft Build: AI Day Jakarta, BRI mengumumkan kolaborasi dalam bidang AI dan Machine Learning untuk mendorong inklusi keuangan.

    “Banyak nasabah yang meskipun sudah familier dengan digital, masih membutuhkan interaksi dengan manusia agar merasa lebih aman dan percaya pada layanan perbankan. Oleh karena itu, di BRI kami mengembangkan teknologi yang dihumanisasi, sehingga mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan yang terpenting membangun trust,” ujarnya dalam acara Microsoft Build: AI Day Jakarta dikutip Rabu (8/5/2024),

    Arga menjelaskan teknologi canggih digunakan untuk meningkatkan aksesibilitas dengan mempertahankan interaksi personal melalui agen perbankan dan layanan nasabah. Oleh karena itu, kolaborasi BRI dan Microsoft menitikberatkan pada pentingnya adopsi kecerdasan buatan, salah satunya melalui adopsi teknologi GPT untuk Chatbot Sabrina.

    Teknologi ini yang memungkinkannya belajar bahasa daerah dan berbagai gaya bahasa Indonesia, sehingga Sabrina mampu mampu berinteraksi dengan query yang lebih kompleks. Hasilnya, Sabrina kini menampung lebih dari 38% dari aduan yang masuk ke Call Center BRI.




    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.