Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukti Terbaru iPhone Kalah Telak Digusur HP China
    Insight News

    Bukti Terbaru iPhone Kalah Telak Digusur HP China

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Juni 2024Updated:28 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Laporan firma riset Counterpoint menunjukkan penjualan HP di China naik 6,8% dalam periode 20 Mei-16 Juni 2024. Periode tersebut bertepatan dengan festival belanja 618.

    Menurut data dari Counterpoint, Huawei memimpin pasar dengan penjualan 42,4% lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

    Penjualan Huawei didorong oleh permintaan terhadap produk 5G terbarunya, dan masih akan terus meningkat.

    Tak cuma Huawei, penjualan merek lain seperti Xiaomi meningkat hampir 12,6%, demikian dikutip dari Reuters, Kamis (27/6/2024).

    Apple yang dalam beberapa kuartal terakhir empot-empotan di pasar China juga turut mencatat kenaikan penjualan 2,7%. Angka itu masih jauh di bawah Huawei.

    Dari laporan Counterpoint sebelumnya, Huawei makin moncer berkat tingginya minat pembeli ke seri Mate 60 Pro. Pada kuartal pertama 2024, Huawei mengantongi pertumbuhan profit hingga 564%.

    Bahkan, HarmonyOS sudah mengalahkan pangsa pasar iOS di China pada periode Januari-Maret 2024.

    Strategi Huawei Kalahkan iPhone di China

    Huawei juga makin kencang melancarkan strategi ‘membunuh’ iPhone buatan Apple di China. Setelah berhasil membantai penjualan iPhone dengan merilis seri Mate 60, kini Huawei mengancam sistem operasi iOS dan Android di China.

    Dilaporkan Bloomberg dan dikutip dari Yahoo Finance, Huawei berencana memangkas harga aplikasi berbayar (in-app purchases) pada sistem operasi HarmonyOS miliknya.

    Hal ini menunjukkan kepercayaan diri Huawei dalam bersaing dengan sistem operasi iOS milik Apple, bahkan Android milik Google.

    Huawei bersiap menetapkan harga komisi di bawah standar 30% yang diberlakukan Apple dan Google untuk pembayaran melalui toko aplikasi mereka.

    Pembayaran yang dimaksud untuk aplikasi, game, film, dan langganan musik, menurut beberapa sumber dalam yang familiar dengan rencana tersebut.

    Hingga kini, Huawei memang masih menggratiskan biaya aplikasi di HarmonyOS untuk meningkatkan minat para developer dan publisher dalam menggunakan platformnya.

    Warga RI Waswas Beli HP

    Pelemahan rupiah terhadap dolar memunculkan kekhawatiran atas naiknya harga smartphone. Hal tersebut diungkap oleh hasil riset Reasense, divisi riset dari SEQARA Communications.

    Sebanyak 78,6% responden yang ditanya dalam riset mengaku khawatir dengan kemungkinan naiknya harga smartphone saat ini.

    “Harga smartphone kemungkinan akan naik dalam beberapa bulan ke depan, seiring dengan kenaikan biaya komponen impor dan logistik,” kata Analis Pasar Smartphone & Senior Consultant di SEQARA Communications Aryo Meidianto dalam keterangan resminya.

    Lebih lanjut, ia mengatakan smartphone yang sudah rilis kemungkinan tak akan naik harga. Namun, beberapa perangkat yang akan meluncur di masa depan kemungkinan akan mengalami lonjakan harga.

    Masyarakat Indonesia agaknya akan wait and see menghadapi potensi kenaikan harga ponsel di Tanah Air.

    Saksikan video di bawah ini:

    Uji Coba Starlink dari ‘Speed Test’ hingga ‘Gaming’, Cocok di Kota?

    Insight for you Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.