Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukti Terbaru India Siap Gusur China Jadi Pabrik HP Global
    Insight News

    Bukti Terbaru India Siap Gusur China Jadi Pabrik HP Global

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 April 2023Updated:13 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ekspor smartphone India naik lebih dari dua kali lipat dalam setahun. Hal ini menandakan India makin kuat menggerus posisi China sebagai negara produsen HP nomor satu dunia.

    Asosiasi produsen elektronik dan seluler India menyatakan ekspor India sepanjang tahun fiskal yang berakhir pada Maret 2013 mencapai US$ 11,2 miliar.

    HP produksi Apple berkontribusi separuh dari ekspor smartphone India, nilainya diperkirakan mencapai US$ 5,5 miliar. Samsung menjadi merek ekspor terbesar kedua, yaitu US$ 4 miliar.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lonjakan ekspor HP India, menurut Tech Crunch, adalah buah dari upaya pemerintah negara tersebut mendorong ekspansi pabrik smartphone lewat insentif fiskal.

    Tahun lalu, perusahaan perakit HP terbesar global Foxconn, mulai memproduksi iPhone 14 di India, untuk pertama kalinya merakit model terbaru iPhone di negara Asia Selatan tersebut. Keputusan Foxconn memproduksi iPhone 14 di India adalah bagian dari strategi Apple memperluas jejaring rantai pasok mereka di luar China.

    Menurut analis JP Morgan, Apple berencana terus menambah kapasitas produksi mereka di India. Bahkan, Apple berambisi memproduksi 25 persen dari iPhone di India pada 2025. Tak hanya dalam hal produksi. Apple juga dikabarkan siap membuka dua Apple Store di India dalam beberapa pekan ke depan.

    Tren pemindahan pabrik China dilakukan saat pasar smartphone yang mandek memukul kinerja keuangan Foxconn.

    “Kami mempertahankan pandangan relatif konservatif pada elektronik konsumen cerdas dan berpikir mungkin akan sedikit menurun,” jelas Chairman Foxconn, Liu Young-way pada earning call perusahaan, dikutip dari BGR, Kamis (16/3/2023).

    Selama kuartal yang berlangsung Oktober hingga Desember, laba bersih berjumlah US$1,31 miliar. Angka itu turun US$1,44 miliar dari tahun sebelumnya.

    Laporan penurunan itu terungkap setelah Foxconn harus menghadapi banyak masalah terkait pabriknya. Ini terkait wabah Covid-19 yang membuat adanya protes, pabrik tutup, dan meski buka tetap dalam jumlah yang sedikit.




    Hitech for better life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.