Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukti China Tak Butuh Amerika, Sia-sia Joe Biden Blokir
    Insight News

    Bukti China Tak Butuh Amerika, Sia-sia Joe Biden Blokir

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 September 2024Updated:19 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – China membuktikan mereka mampu bertahan meski diblokir dari teknologi chip buatan Amerika Serikat.

    Terbukti, sejumlah saham perusahaan China di industri semikonduktor melonjak pada Rabu (18/9). Hal ini didorong karena investor melihat sinyal kemajuan dalam upaya China untuk mengembangkan teknologi pembuatan chip dalam negeri.

    Saham Shanghai Zhangjiang Hi-Tech Park Development dan Shanghai Highly Group, keduanya mencapai 10% saat penutupan pasar.

    Sementara Sanhe Tongfei Refrigeration, yang memiliki rentang perdagangan lebih luas, ditutup dengan mencapai 20%.

    Shenyang Blue Silver Industry Automation Equipment, mengakhiri hari dengan kenaikan 10,7%.

    Lonjakan ini menyusul rilis 9 September oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT) tentang panduan yang mempromosikan penggunaan peralatan teknis domestik utama.

    Panduan MIIT menyebutkan dua model mesin litografi dan merekomendasikan digunakaan oleh organisasi yang berhubungan dengan negara.

    Mengutip Reuters, peralatan pembuat chip telah menjadi titik fokus dalam upaya China untuk mengembangkan industri semikonduktor domestiknya.

    Sektor ini menghadapi tantangan signifikan akibat pembatasan AS dan sekutunya dalam mengekspor peralatan canggih ke China sebagai upaya berkelanjutan untuk membatasi kemajuan teknologi Beijing.

    Seperti ASML, perusahaan Belanda dan salah satu dari sedikit produsen global mesin litografi canggih, telah dilarang menjual peralatannya yang paling canggih ke Negara Tirai Bambu itu.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Huawei Bersiap Saingi Chip AI Buatan Nvidia





    Next Article



    Korea Siap Menang Perang Chip, Amerika dan China Kudu Waswas



    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.