Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan Toyota dan VW, Ini Saingan yang Bikin Elon Musk Waswas
    Insight News

    Bukan Toyota dan VW, Ini Saingan yang Bikin Elon Musk Waswas

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Januari 2023Updated:28 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk tak menganggap merek seperti Toyota atau VW sebagai saingan utama Tesla. Miliarder itu mengatakan pesaing perusahaannya adalah pembuat mobil China, termasuk sejumlah startup seperti Nio, Xpeng, dan Lio Auto.

    Meski memiliki pesaing yang cukup banyak di China, Musk mengatakan Tesla tengah menang di sana. Bahkan dia percaya diri perusahaannya menjadi nomor satu di China.

    “Kami sangat menghormati perusahaan mobil di China. Mereka adalah yang paling kompetitif di dunia…mereka bekerja paling keras dan cerdas…sangat menghormati perusahaan mobil China yang kami lawan,” jelas Musk, dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (27/1/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Jadi jika saya menebak…mungkin beberapa perusahaan China kemungkinan menjadi yang kedua setelah Tesla”.

    Saingan terbesar Tesla di China adalah BYD. Perusahaan itu menjual 911.140 unit kendaraan listrik dan total 1,8 juta kendaraan tahun lalu. Sementara Tesla mengirimkan 1,3 juta mobil pada waktu yang sama.

    Model 3 milik Tesla jadi yang paling laris kelima di China tahun lalu. Sedangkan produk BYD dan SAIC-GM-Wuling lebih banyak dijual.

    Seementara untuk kendaraan utilistas sport listrik terlaris, Model Y berada pada urutan kedua. BYD menjuarai kategori ini.

    Namun sebenarnya, Tesla mengalami banyak masalah di China tahun lalu. Misalnya gangguan produksi di pabrik Shanghai akibat kebijakan Covid-19 dan kekurangan komponen.

    Perusahaan juga diketahui memangkas harga mobil di China pada 2022. Kebijakan ini diambil sejalan dengan ekonomi makro yang sulit dan melemahnya permintaan dari konsumen.

    Selain produsen mobil China, pabrikan besar di Amerika Serikat dan Eropa juga sedang berebut kue pasar mobil listrik. Eks CEO Volkswagen Herber Diess, tahun lalu menyatakan ambisi VW untuk melampaui Tesla sebagai produsen mobil listrik terbesar pada 2025.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Heboh Elon Musk Pamer ‘Manusia Buatan’ Tesla Rp306 Juta


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.