Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan Starlink Elon Musk, Ini Pahlawan Internet Gaza Menyala
    Insight News

    Bukan Starlink Elon Musk, Ini Pahlawan Internet Gaza Menyala

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 November 2023Updated:7 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Koneksi internet dan layanan komunikasi lain di Gaza sempat beberapa kali lumpuh akibat serangan udara dari Israel.

    Dan yang melakukan pemulihan adalah perusahaan Palestina sendiri, yakni Paltel Gorup atau Palestine Telecommunications. Bukan karena Elon Musk lewat Starlink yang ia janjikan sebelumnya.

    Paltel Group merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar di Gaza yang didirikan pada 1995 dari saham gabungan publik.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Perusahaan yang berbasis di Palestina itu bergerak dalam penyediaan layanan telepon lokal dan internasional, Internet, komunikasi data, seluler, layanan bernilai tambah, telepon umum, serta produk dan layanan terkait lainnya di Palestina.

    Dalam catatan World Bank, Paltel mulai memberikan layanan tetap pada Januari 1997 karena infrastruktur yang tidak memadai yang diwariskan Israel.

    Paltel kemudian segera melakukan modernisasi dan perluasan jaringan, sambil memulai rencana luas untuk mencapai cakupan di setiap rumah warga Palestina.

    Di dalam satu tahun beroperasi Paltel telah mengganti setiap link analog di jaringan, dan pada tahun 1998 menyelesaikan kabel serat optik sepanjang 140 km yang menghubungkan kota-kota utama di Jalur Gaza, dan penghubung antar kota sepanjang 260 km di Jalur Gaza.

    Untuk fixed-broadband, hampir semua pelanggan dilayani oleh jalur ADSL yang dikirimkan melalui Paltel infrastruktur. Paltel mendirikan anak perusahaan Hadara pada bulan Februari 2005 dengan membeli tiga perusahaan ISP di wilayah Palestina untuk mengelola bisnis internet dan data.

    Group ini merupakan pemberi kerja nomor satu di sektor swasta, dengan lebih dari 3.000 karyawan di Tepi Barat dan Jalur Gaza, menjadikannya pemberi kerja terbesar setelah pemerintah Palestina.

    Kini layanan telekomunikasi Paltel tengah diuji lantaran bombardir yang dilakukan Israel di Jalur Gaza. Paltel mengatakan pihaknya mengalami gangguan total pada semua layanan komunikasi dan internet akibat serangan dari Israel.

    Bombardir serangan udara dilaporkan telah menghancurkan sebagian besar infrastruktur pendukung layanan telekomunikasi.


    Artikel Selanjutnya


    Satelit Elon Musk Bocor, Radiasinya Bisa Bahayakan Bumi?

    (dem)


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.