Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan Main! China Suntik Industri Semikonduktor Rp764 T, Ini Targetnya
    Insight News

    Bukan Main! China Suntik Industri Semikonduktor Rp764 T, Ini Targetnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Mei 2024Updated:28 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – China terus berusaha mengembangkan industri chip. Laporan terbaru menyebutkan negara tersebut menyuntikkan dana hingga US$47,5 miliar atau Rp764 triliun. Langkah China ini disebut sebagai upaya Presiden Xi Jinping memperkuat posisi China sebagai negara adidaya teknologi atau tech superpower.

    Melansir CNN Internasional, Selasa (28/5/2024), informasi rencana investasi China tersebut berasal dari lembaga yang dikelola pemerintah setempat. Disebutkan, besaran investasi itu berasal dari enam bank milik China, termasuk ICBC dan China Construction Bank.

    Dengan peta jalan atau road map Made in China 2025, China berambisi jadi penguasa di berbagai bidang industri, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI), nirkabel 5G, dan komputasi kuantum.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Rencana investasi ini disebut sebagai bagian dari proyek “Big Fund” China fase ketiga. Di mana fase pertama dilakukan pada tahun 2014 dengan nilai mencapai 138,7 miliar yuan atau sekitar US$19,2 miliar. Lalu fase kedua, dilakukan 5 tahun kemudian dengan investasi mencapai 204,1 miliar yuan (US$28,2 miliar).

    Proyek “Big Fund” ini tersebut bertujuan untuk membawa industri semikonduktor China mencapai standar internasional pada tahun 2030 dan akan menyalurkan dana terutama untuk pembuatan, desain, peralatan dan bahan chip. Demikian menurut Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi saat meluncurkan tahap pertama pada tahun 2014 lampau. 

    Kabar investasi ini muncul saat China dan Amerika Serikat (AS) terlibat perang teknologi. Hubungan kedua negara terus memburuk selama beberapa tahun terakhir.

    Terbaru, AS memblokir pasokan chip AI yang berasal dari China. Pembatasan besar-besaran itu bertujuan untuk menghambat Beijing. 




    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.