Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan Emas, Harta Karun Super Langka Keselip di Taman Kota
    Insight News

    Bukan Emas, Harta Karun Super Langka Keselip di Taman Kota

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Februari 2023Updated:3 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – David Hole tak menyangka temuannya di Maryborough Regional Park dekat Melbourne, Australia merupakan harta karun super langka. Pada awalnya, batu yang ditemukan tahun 2015 itu dikira mengandung emas.

    Dia berusaha membukanya dengan berbagai cara, menggunakan gergaji batu, penggiling, bor dan menyiramnya dengan cairan asam. Namun setelah membawanya ke Museum Melbourne, akhirnya dia mengetahui batu itu adalah sebuah meteorit langka.

    “Ini memiliki tampilan terpahat dengan lesung pipit. Itu terbentuk saat melewati atmosfer, mereka meleleh di luar dan atmosfer memahatnya,” kata ahli geologi Melbourne Museum Dermot Henry kepada The Sydney Morning Herald tahun 2019, dikutip dari Science Alert, Jumat (3/2/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Meteorit itu bernama Maryborough. Menurut makalah ilmiah, para peneliti mengatakan batu itu berusia 4,6 miliar ton.

    Berat meteoritnya mencapai 17 kilogram. Setelah dipotong, batu itu ditemukan mengandung besi berpresentase tinggi dan membuatnya menjadi H5 ordinary chondrite.

    Di dalam batu yang terbuka itu, terdapat tetesan mineral logam kecil yang mengkristal. Bagian itu bernama chondrules.

    “Beberapa memberikan pandangan sekilas soal planet kita. Sejumlah meteorit, terdapat ‘stardust’ yang bahkan lebih tua dari Tata Surya kita bagaimana bintang terbentuk dan berevolusi untuk menciptakan elemen tabel periodik,” jelasnya.

    “Meteorit langka lainnya mengandung molekul organik seperti asam amino; penyusun kehidupan”.

    Namun, para peneliti belum mengetahui informasi terkait asal dan berapa lama meteorit tersebut di Bumi. Salah satu dugaannya adalah mereka berasal dari sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter.

    Henry menjelaskan kemungkinan meteorit terdorong keluar dari sabuk asteroid. “Meteorit khusus ini mungkin keluar dari sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter dan telah didorong keluar dari sana oleh beberapa asteroid yang saling bertabrakan lalu suatu hari menabrak Bumi,” jelas Henry.

    Berdasarkan penanggalan karbon, meteorit berada di Bumi antara 100 hingga 1.000 tahun. Science Alert mengaitkan batu ini dengan kejadian penampakan meteorit tahun 1889 hingga 1951 di Bumi.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Ngeri, Lubang Hitam ‘Tetangga’ Bumi Bisa Telan 10 Matahari

    (tib)


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.