Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan di IKN, Internet Starlink Sudah Masuk Bandung Duluan
    Insight News

    Bukan di IKN, Internet Starlink Sudah Masuk Bandung Duluan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Mei 2024Updated:8 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Depok, Dexpert.co.id – Starlink nampaknya mulai mendistribusikan layanannya di Indonesia. Ini terlihat dari pengakuan beberapa warganet di media sosial beberapa waktu terakhir.

    Ditanya terkait hal ini, Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi mengatakan penggunaannya masih mencoba dengan sedikit pengguna. Dia menyamakan aktivitas ini seperti ponsel yang belum resmi diluncurkan namun sudah bisa digunakan beberapa orang.

    “Ya gapapa, dicoba-coba sedikit. Namanya belom soft launching, namanya coba-coba dikit,” kata dia, ditemui usai peresmian Balai Pengujian IDTH, Tapos, Depok, Selasa (7/5/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lebih lanjut dia mengungkapkan Starlink lebih bisa berkompetisi di daerah terluar. Di perkotaan Starlink dinilai bakal kalah dengan pemain-pemain yang sudah ada sebelumnya.

    Sementara itu, CEO Smartfren Merza Fachys tak banyak berbicara soal Starlink yang resmi masuk Indonesia. “Ya enggak apa-apa kan semua ada harga ada rupa,” ujarnya ditemui dalam kesempatan yang sama.

    Starlink diketahui telah lolos Uji Laik Operasi (ULO) di Indonesia. Berikutnya layanan internet berbasis satelit itu akan diujicobakan di Ibu Kota Negara Nusantara pada pertengahan Mei.

    Pihak perusahaan juga merilis daftar paket internet. Harganya dibagi berdasarkan penggunaan personal maupun bisnis, dengan termurah Rp 750 ribu hingga Rp 86 juta per bulan.

    Di saat hampir bersamaan, lini masa X diramaikan dengan pengakuan beberapa orang yang telah mencoba layanan Satelit. Salah satunya akun X bernama @drayanaindra yang membagikan pengalamannya menggunakan layanan milik Elon Musk itu.

    “Setelah 12 jam lebih collect signal, speed lebih stabil. Paling cepat 360-an Mbps, rata-rata 250 Mbps. Geser posisi biar lebih dapet clear view,” tulisnya dalam salah satu thread. CNBC Indonesia sudah mendapatkan izin untuk mengutip unggahan tersebut.

    Dia mengatakan berlokasi di daerah Cigugur Girang, Bandung Barat. Dalam salah satu jawabannya, dia juga mengatakan Starlink cocok untuk penggunaan di pelosok maupun area yang tidak terjangkau fiber optic.

    “Kalau di perkotaannya mah enggak worth it, karena pakai ISP yang ada jauh lebih murah,” tulisnya.

    [Gambas:Twitter]



    Insight for you Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.