Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan Cuma TikTok, Telegram-WhatsApp Juga Ancam Shopee-Tokped
    Insight News

    Bukan Cuma TikTok, Telegram-WhatsApp Juga Ancam Shopee-Tokped

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Juli 2023Updated:4 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Jualan online bukan hanya merujuk pada e-commerce. Keberadaan platform tersebut nampaknya mulai terancam dengan penggunaan aplikasi lain, seperti Telegram dan WhatsApp.

    Kedua aplikasi ini sebenarnya melayani pertukaran pesan instan antar pelanggan. Dengan berjualan di dua aplikasi itu kian memudahkan pembeli untuk berkomunikasi dengan penjualnya.

    Mengingat WhatsApp dan Telegram sering digunakan dalam keadaan sehari-hari, penggunaan dalam penjualan membuat pembeli tidak perlu beralih ke aplikasi lain. Berbeda dengan membeli di marketplace, pembeli harus beralih ke aplikasi-aplikasi tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun memang sejauh ini, baik WhatsApp dan Telegram belum menawarkan pembelian dalam aplikasi. Banyak penjual yang masih memanfaatkan sebagai cara terhubung dengan para pembelinya.

    Salah satu yang menggunakan Telegram untuk berjualan adalah Adel, pemilik toko online yang menjual tas dan sepatu. Dia juga menggunakan WhatsApp, Telegram, dan Instagram sebagai kanal komunikasi. Selain itu menggunakan marketplace Tokopedia.

    Dia bercerita WhatsApp yang digunakan masih versi biasa. Karena pada awal berjualan hanya menggunakan nomor pribadinya hingga sekarang.

    Selain itu, Adel juga berjualan melalui Telegram. Menurutnya dengan kanal-kanal komunikasi tersebut sudah cukup dan belum merasa membutuhkan penggunaan WhatsApp Business.

    “Sebenernya sih karena awal mulanya kan emang jualannya dari mulut ke mulut, terus juga dari temen-temen share nomor aku ke nomor temennya yang lain, dan seterusnya. Akhirnya keterusan deh yang awalnya ini nomor pribadi, malah ku jadiin nomor jualan,” jelasnya kepada CNBC Indonesia.

    “Tapi since kita juga pakai Telegram, jadi menurutku sudah cukup di Telegram sih. Dan karena sistem jualan aku juga sharing barang tiap hari (tiap jam bahkan tiap bbrp menit), jadi menurutku buyer juga lebih senang di Telegram karena lebih hemat space storage HP mereka”.

    Sementara itu, WhatsApp juga digunakan beberapa penjual online. Pantauan CNBC Indonesia, sejumlah toko online mencantumkan nomor WhatsApp-nya baik yang biasa maupun Business pada profil media sosialnya.

    Kebanyakan dari mereka mencantumkan nomor tersebut untuk berkomunikasi lebih lanjut dengan pembeli. Ada juga yang sudah menggunakan fitur Katalog di WhatsApp Business, agar pengguna bisa melihat stok barang yang tengah dijual.

    Meta juga terus mengembangkan WhatsApp Business. Terbaru perusahaan tersebut memperkenalkan dua fitur untuk layanan tersebut.

    Pertama adalah sinkronisasi iklan dari WhatsApp ke dua aplikasi milik Meta lain yakni Facebook atau Instagram. Pengguna hanya perlu akun WhatsApp Business untuk membuat iklan jualannya. Pembeli juga hanya mengklik iklan tersebut dan langsung terhubung dengan nomor WhatsApp Business.

    Selain itu, juga ada fitur pesan berbayar. Fitur tersebut untuk penjual bisa mengirimkan pesan personalisasi pada para pelanggannya.

    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.