Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan Cuma Startup, Giliran Microsoft PHK 1.800 Pegawai
    Insight News

    Bukan Cuma Startup, Giliran Microsoft PHK 1.800 Pegawai

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Juli 2022Updated:17 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Badai pemutusan hubungan kerja yang menghantui startup teknologi kini menular ke perusahaan teknologi raksasa (big tech). Microsoft mengumumkan kebijakan PHK atas sekitar 1.800 pegawainya.

    Tech Crunch yang mengutip Bloomberg, menyatakan bahwa Microsoft mengumumkan “penyesuaian peran dan grup bisnis” setelah akhir tahun fiskal (per 30 Juni 2022. Kebijakan PHK ini dilaporkan memengaruhi 1% dari total pegawai Microsoft, yang saat ini mencapai 180.000 orang, dan tidak spesifik diterapkan di regional atau divisi tertentu.

    Namun, Microsoft menegaskan dalam beberapa bulan ke depan tetap berencana menambah jumlah pegawai.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Hari ini kami menghapus beberapa posisi di perusahaan, dalam jumlah yang kecil. Seperti semua perusahaan, kami mengevaluasi prioritas bisnis secara reguler dan harus melakukan penyesuaian struktural,” kata Microsoft kepada Bloomberg seperti dikutip dari Tech Crunch pada Rabu (13/7/2022).

    Microsoft melaporkan pendapatan US$49,4 miliar pada Januari-Maret 2022, didorong oleh pertumbuhan 26% di divisi cloud mereka. Namun pada awal Juni, perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates dan Paul Allen tersebut merevisi proyeksi pendapatan dan laba kuartal selanjutnya, sebagai imbas dari fluktuasi nilai tukar.

    Badai PHK menghantam sektor teknologi dalam beberapa bulan terakhir seiring keluarnya investor dari pasar. Startup, terutama yang bergerak di bidang padat modal seperti pengiriman dan fintech, adalah yang terdampak paling besar.

    Namun, kondisi negatif kemudian meluas ke sektor yang lebih luas. Oracle, misalnya, dikabarkan mempertimbangkan memangkas pengeluaran hingga US$1 miliar yang berpotensi berdampak ke ribuan pekerja.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Pengguna Windows, Internet Explorer Dimatikan Juni 2022

    (dem)


    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.