Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan Cuma AS, Negara-negara ini Blokir TikTok! Ada Apa?
    Insight News

    Bukan Cuma AS, Negara-negara ini Blokir TikTok! Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Februari 2023Updated:25 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Amerika Serikat (AS) memblokir TikTok dari HP pegawai pemerintahan. Pasalnya, media sosial China tersebut dianggap bisa membahayakan keamanan nasional.

    Bukan cuma AS yang khawatir, ternyata negara-negara Eropa juga punya kecemasan yang sama. Komisi Eropa resmi memblokir TikTok dari perangkat kerja pemerintah, baik itu HP maupun tablet.

    “Langkah ini untuk melindungi anggota komisi dari ancaman kejahatan siber dan aksi-aksi lain yang memicu serangan siber di lingkungan pemerintah,” kata juru bicara Komisi Eropa melalui keterangan resmi, dikutip dari TheRegister, Jumat (24/2/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Bukan cuma di perangkat kerja saja, tetapi TikTok juga dilarang dipakai di perangkat pribadi PNS jika di dalamnya ada aplikasi pemerintah.

    Selain Uni Eropa, beberapa negara lain sudah lebih dulu memblokir TikTok di lingkungan pemerintahan. Selain AS, Taiwan dan India juga menggelar kebijakan serupa.

    Kecemasan utama negara-negara ini bersumber dari kecurigaan bahwa TikTok merupakan mata-mata pemerintah China. Apalagi, TikTok dikenal kurang transparan soal algoritma layanannya.

    Untuk itu, baru-baru ini TikTok meluncurkan API yang memungkinkan tim peneliti kredibel di AS untuk mengakses data penggunanya. Hal ini dilakukan untuk mendapat kepercayaan AS.

    TikTok belum buka suara soal pemblokiran layanannya di Uni Eropa. Namun, beberapa saat lalu TikTok mengomentari kecurigaan negara-negara di dunia atas keamanan layanannya.

    “Kami berkomitmen kuat untuk menjaga privasi pengguna. Kami akan melakukan berbagai upaya untuk memastikan keamanan di layanan kami,” kata juru bicara TikTok melalui keterangan resminya.

    Kanada ikut curigai TikTok

    Di saat bersamaan, saat ini pemerintah Kanada juga tengah melakukan investigasi soal keamanan layanan TikTok. Selain soal keamanan informasi pribadi pengguna, pemerintah Kanada ingin memastikan apakah konten di TikTok aman dikonsumsi anak muda.

    “Investigasi kami akan fokus pada keamanan TikTok bagi pengguna remaja,” kata perwakilan pemerintah Kanada, dikutip dari YahooFinance.

    Menanggapi hal ini, TikTok mengatakan terbuka dengan investigasi dari pemerintah Kanada. Layanan China itu optimis bahwa layanannya tak akan membahayakan generasi muda yang merupakan pasar terbesarnya.

    “Privasi dan keamanan komunitas TikTok, terutama untuk kalangan anak muda, adalah prioritas utama kami. Kami akan terus menjaga kepercayaaan para kreator Kanada untuk berkarya dan menikmati konten di platform kami,” kata juru bicara TikTok.



    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.