Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan Bank, Ini Dompet yang Paling Banyak Dipakai Judi Online
    Insight News

    Bukan Bank, Ini Dompet yang Paling Banyak Dipakai Judi Online

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Agustus 2024Updated:29 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Ternyata bukan bank yang sering menjadi media untuk topup judi online. OJK menyebut, posisi pertama ditempati aplikasi, lalu ada aggregator yang mempromosikan judi online.

    Lalu ada payment gateaway seperti OVO, Dana, dan lainnnya. Baru kemudian perbankan yang digunakan untuk topop judi online.

    “Mereka simpan dana di perbankan, nah yang disikat di perbakan ini kalau OJK. Kalau yang di payment gateway dari BI,” ujar Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen OJK Rizal Ramadhani di Jakarta, Rabu (28/8/2024).

    Tugas OJK, kata dia adalah menutup rekening yang terlibat rantai judi online. Rizal menjelaskan bahwa para pelaku yang terlibat judi online tidak akan bisa menikmati seluruh layanan di sektor jasa keuangan.

    Ia mencontohkan, misalnya, X ketahuan terlibat judi online, rekening X di seluruh perbankan di Indonesia akan diblokir. Kemudian orang itu akan dicantumkan ke dalam daftar yang tidak bisa menikmati layanan sektor jasa keuangan.

    “Nggak bisa buka tabungan, nggak bisa ngambil kredit, harus begitu.” terangnya.

    Rizal mengatakan, judi online merupakan kejahatan yang extraordinary, sehingga butuh upaya yang luar biasa untuk ‘menggunting’ rekening yang berhubungan dengan praktik judi online.

    “Dia bisa ke kami kenapa data dan rekeningnya bisa terpakai, jadi nanti dia harus ke OJK untuk klarifikasi,” kata dia.

    “Kalau nggak,karena judol ini kan extraordinary crime harus ada extraordinary effort, ngga bisa dengan cara biasa, harus digunting itu rekeningnya. Harus klarifikasi sendiri.” pungkasnya.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Menkominfo Bicara Aturan Data Center Hingga Efek Masuknya Starlink





    Next Article



    Perang Lawan Judi Online, Kominfo Blokir 10.000 Konten Setiap Hari



    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.