Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Brandoville Studios Disebut Bully Pegawai, Ini Sederet Kekejamannya
    Insight News

    Brandoville Studios Disebut Bully Pegawai, Ini Sederet Kekejamannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 September 2024Updated:15 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Selama beberapa hari terakhir, nama Brandoville Studios ramai diperbicangkan di media sosial. Penyebabnya studio game diduga melakukan kekerasan terhadap para karyawannya.

    Bahkan nama Cherry Lai selaku Co-owner dan istri CEO Brandoville Studios ikut jadi trending topik di X. Berdasarkan penuturan beberapa akun, dia melakukan kekerasa pada sejumlah karyawan.

    Pantauan CNBC Indonesia pada Jumat pagi (13/9/2024), namanya berada di salah satu trending topic X. Sekitar 10 ribu postingan membicarakan soal Cherry Lai.

    Beberapa akun berusaha merangkum laporan dari mantan karyawan Brandoville Studios. Mereka melaporkan apa yang dialami selama bekerja di studio tersebut.

    Salah satunya adalah tidak boleh meninggalkan pekerjaan. Meskipun para karyawan tengah menghadapi keadaan serius, seperti masalah kesehatan hingga anaknya atau orang tua meninggal.

    [Gambas:Twitter]

    Selain itu juga ada laporan kekerasan fisik yang dialami karyawan. Kekerasan itu dilakukan sebagai bentuk hukuman pada mereka.

    Laporan lain menjelaskan mantan karyawan dan keluarganya mendapatkan ancaman langsung. Bahkan merasa tidak aman di rumahnya sendiri.

    [Gambas:Twitter]

    [Gambas:Twitter]

    Sejumlah pengguna X juga menyebutkan Brandoville Studios telah tutup. Namun para pemimpinnya membuka studio baru bernama Lailai Studios.

    Banyak orang yang mengecam tindakan studio kepada mantan karyawannya. Kritikan tajam juga dialamatkan pada Cherry Lai.

    Di laman resmi Brandoville disebutkan studio itu merupakan bagian dari Lemon Sky. Pemegang saham perusahaan membangun Brandoville Lemon Sky dengan mitra bisnis lokal di Indonesia tahun 2018.

    Lemon Sky diketahui bagian dari jaringan studio yang ikut mengerjakan animasi untuk game Final Fantasy dan The Last of Us.

    Dua tahun berikutnya, Brandoville menjadi perusahaan independen dan mengubah namanya menjadi Brandoville Studios.

    Sementara itu, Lailai Studios menuliskan sebagai studio yang didirikan di Jakarta tetapi berkantor pusat di Hong Kong. Studio itu menyebut sebagai salah satu grup pengembang Computer Graphic Arts atau seni grafis komputer (CG) dan khusus membuat game AAA serta animasi premium.

    Berikut adalah tindakan bos Brandoville Studios ke pegawai yang diceritakan oleh netizen di media sosial:

    • Harus menampar diri sebanyak 100 kali dan hal itu harus direkam
    • Masuk kantor jam 2 pagi
    • Disumpah harus taat untuk perintah apa saja
    • THR ditahan
    • Gaji dipotong
    • Diperintah pindah rumah
    • Dilarang kontak pihak keluarga
    • Tak bisa cuti meski orangtua meninggal

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Dorong Industri Gim Lokal Jadi Potensi Ekonomi Baru, RI Terkendala Ini

    Hitech for better life Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.