Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos Samsung Tiba-tiba Minta Maaf ke Pengguna, Ada Apa?
    Insight News

    Bos Samsung Tiba-tiba Minta Maaf ke Pengguna, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Maret 2022Updated:17 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Baru-baru ini Galaxy S22 series terungkap memiliki masalah pada software GOS. Bos Samsung pun langsung meminta karena hal itu.

    Wakil ketua dan co-CEO Samsung Electronics, Han Jong-Hee meminta maaf saat perusahaan menggelar rapat umum tahunan. Rapat tersebut dihadiri 1.600 pemegang saham dan diadakan secara langsung serta online.

    “Kami tidak bisa mempertimbangkan dengan baik kebutuhan konsumen kami,” ungkapnya sambil membungkukkan badannya, dikutip dari Korea Herald, Kamis (17/3/2022).

    Dia menjelaskan GOS didesain untuk mengoptimalkan kinerja ponsel. Menurutnya ini dengan mempertimbangkan sejumlah karakteristik dari gamer.

    Dengan alasan kinerja perangkat yang konsisten sangat penting, dia beralasan pihaknya membatasi kinerja CPU serta GPU pada tingkat yang sesuai. Dengan tujuan meminimalkan panas berlebih pada ponsel dan juga mempertahankan konsistensi.

    “Kami akan mendengarkan suara pengguna kami dengan hati-hati dan memberikan mereka kualitas dan layanan terbaik agar tidak mengulangi masalah serupa,” kata Han Jong-Hee.

    Sebagai informasi, GOS merupakan software yang menyesuaikan kinerja pada smartphone. Ini akan membantu baterai bertahan lebih lama dan mencegah panas pada perangkat saat menggunakan aplikasi yang menguras sumber daya.

    Korea Herald mencatat Samsung telah menginstallnya sejak Galaxy S7 series yang debut tahun 2017 lalu. Saat itu, software merupakan opsi yang bisa dimatikan bergantung pada pilihan pengguna.

    Keputusan berbeda diambil untuk Galaxy S22. GOS diaktifkan secara otomatis bahkan untuk aplikasi populer lain.

    Geekbench mengungkapkan hal ini membuat software membatasi kinerja keseluruhan ponsel hanya 53.9% dari kapasitas yang dijanjikan. Platform itu juga menghapus ponsel dan tablet anyar Samsung dari daftar evaluasinya, karena masalah kredibilitas itu.

    Minggu lalu, Samsung menjanjikan akan memperbaiki masalah tersebut dengan pembaruan software. Namun hal tersebut telah membuat marah publik.

    Han Jong-hee juga ditanya soal masalah keamanan dari panas berlebih setelah pembaruan software. Dia menjawab Samsung akan mengamankannya dengan algoritma pengontrol panas.

    “Kami akan terus menambahkan fungsi baru untuk mencegah panas yang berlebih,” ungkapnya.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.