Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos Jalin Buka-Bukaan Isu Kiamat ATM di Indonesia
    Insight News

    Bos Jalin Buka-Bukaan Isu Kiamat ATM di Indonesia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 Februari 2024Updated:3 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Perkembangan teknologi membuat metode transaksi bergeser ke ranah digital. Masyarakat saat ini memiliki banyak opsi untuk melakukan transaksi, antara lain lewat QRIS yang dikembangkan BI, serta aplikasi mobile banking.

    Direktur Utama Jalin, Ario Tejo Bayu Aji, mengakui bahwa transaksi via ATM memang mengalami penurunan. Namun, ada fenomena unik yang terjadi di Indonesia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sebagai informasi, Jalin adalah perusahaan yang fokus di sektor digitalisasi produk perbankan, serta melakukan switching instrumen keuangan.

    Menurut Ario, transaksi non-tunai memang sudah lebih banyak beralih ke mobile banking yang sudah banyak dikembangkan oleh perbankan. Namun, transaksi tunai tetap bertumbuh dan masih jalan via ATM.

    “Transaksi non tunai memang jatuh, switch ke mobile banking. Tapi transkasi tunainya sangat amazing bertumbuh. Jadi masih terus jalan. Di Indonesia ini unik, walaupun mungkin di digital lewat QRIS lebih tinggi,” kata dia dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2024 di Hotel Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (29/2/2024).

    Lebih lanjut, menurut dia ATM di perbankan sebenarnya saat ini volume transaksinya masih relatif bertumbuh, meski lonjakan di sektor digital memang lebih tinggi.

    Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Dicky Kartikoyono dalam kesempatan yang sama mengatakan instrumen keuangan digital yang beragam menunjukkan potensi di sektor digital masih luas.

    “Walau ATM akan turun, tapi pindah ke digitalisasi,” kata dia.



    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.