Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos Facebook Tak Suka Kebiasaan Scrolling di Medsos, Kenapa?
    Insight News

    Bos Facebook Tak Suka Kebiasaan Scrolling di Medsos, Kenapa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 September 2022Updated:5 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Mark Zuckerberg mengatakan media sosial paling baik digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Dalam episode podcast Joe Rogan Experience baru-baru ini, CEO Meta mengatakan menurutnya platform seperti Facebook, Instagram, dan Twitter dapat bermanfaat bagi kesejahteraan pengguna, terutama ketika mereka terhubung dengan orang lain.

    “Jika hanya duduk dan mengonsumsi sosial media, maksud saya itu tidak selalu buruk, tetapi Anda tidak dapat semua manfaat positif jika dibandingkan Anda terlibat secara aktif atau membangun jaringan,” kata miliarder teknologi itu, dikutip dari CNBC Internasional, Senin (5/9/2022).

    Zuckerberg bukan satu-satunya yang mencegah konsumsi berlebihan media sosial semacam itu Penelitian menunjukkan penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menyebabkan depresi dan kecemasan pengguna.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Para ahli juga mengatakan itu hanya bisa terjadi jika media sosial hanya digunakan untuk ‘scrolling” saja, daripada berinteraksi dengan orang lain.

    Penggunaan media sosial rutin, seperti menanggapi konten yang dibagikan orang lain, disebut terkait dengan kesejahteraan sosial yang positif dan kesehatan mental penggunanya, menurut sebuah studi tahun 2019 yang dilakukan oleh para peneliti Universitas Harvard.

    Namun, sebaliknya menjadi benar ketika orang terlalu banyak ketergantungan pada media sosial, atau hubungan emosional yang tidak sehat.




    Foto: Mark Zuckerberg. (AP Photo/Marcio Jose Sanchez, File)

    Jika pengguna hanya memeriksa aplikasi secara berlebihan karena takut ketinggalan, kecewa atau merasa terputus dari teman saat tidak masuk ke media sosial, maka itu dapat berdampak buruk pada kesehatan mereka, Mesfin Awoke Bekalu, salah satu peneliti studi tersebut menjelaskan dalam sebuah wawancara.

    Itulah mengapa Zuckerberg mengklaim tujuannya untuk Facebook dan metaverse bukanlah untuk membuat orang menghabiskan lebih banyak waktu di internet. Sebaliknya, ini untuk membuat waktu semua orang di internet lebih menarik dan interaktif.

    “Saya tidak ingin orang-orang menghabiskan lebih banyak waktu dengan komputer,” kata dia.

    “Saya hanya ingin waktu yang dihabiskan orang dengan layar menjadi lebih baik.” imbuh bos Meta.

    Tentu saja, Zuckerberg tak lepas dari kritik yang mengatakan bahwa Facebook dan Instagram membuat penggunanya kecanduan dan berbahaya, terutama untuk remaja dan anak-anak.

    Mereka pun mencoba untuk melawan argumen tersebut dengan meluncurkan fitur pencatat waktu yang dihabiskan pengguna di aplikasi media sosial sambil meminta mereka untuk menonaktifkan notifikasi, atau bahkan keluar, setelah jangka waktu tertentu.

    Butuh waktu untuk mengembangkan metaverse yang sepenuhnya imersif, tetapi Zuckerberg mengatakan Meta telah mengubah kodenya untuk mencoba mempromosikan kepositifan di dunia virtual.


    Artikel Selanjutnya


    Mark Zuckerberg Sebut Induk Facebook akan Masuki Masa Sulit

    (roy/roy)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.